Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Digoda Suami Gaib

Digoda Suami Gaib

“Apakah kau akan menyukainya, Tuan Putri?” “Aku tak peduli... puaskan aku, Gantara...” “Apa kau tidak mendapatkan kepuasan dengan rajaku?” “Bukan begitu... ini sungguh sangat membingungkan... aku membutuhkan tubuhmu... aku membutuhkan tongkat tumpulmu yang perkasa itu masuk ke liangku... lihatlah..” kataku sembari membuka kaki dan liangku. Membiarkan mata binalnya menatap kegelapan dari liang yang kudedahkan. “Di sini begitu becek dan hangat... aku sudah kesemutan sejak aku menengar suaramu dari balik telepon... sejak aku mendengar bisikan suaramu... apakah kau memanterai suaramu hingga membuat aku becek begini, Gantara?”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Air terjun itu tersembunyi, tapi suaranya keras, seperti amarah yang tidak pernah habis. Kabut tipis menempel di rambut Batari saat ia berdiri di depan air. Percikan air sedingin es mengenai kulitnya, dan rasa dingin itu tidak berhenti di permukaan. Dingin itu merambat ke tulang. Lenka akhirnya menampakkan diri di sisi Batari—sosok yang cantik dengan cara yang tidak manusiawi. Wajahnya terlalu tenang untuk seseorang yang pernah mati dalam kekerasan.
10578 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
Kinan

Kinan

Nora Althea Skykaninakani
"Oh ya Tuhan!" Kinan meringis pelan, saat merasakan sengatan rasa sakit di kakinya. "Tolong aku Noah!" "Apa kau baik-baik saja?" tanya Noah, kekhawatiran jelas terlihat di wajahnya. Ia melihat cairan sabun pencuci piring itu yang ternyata tumpah karena Noah tidak sengaja lupa untuk menutupnya. "Sebelah kakiku sakit." Kinan yang masih memakai pakaian tidur milik Noah meringis saat mencoba menggerakkan kakinya. "Apa kau bisa membantuku untuk berdiri?"
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
Tetanggaku yang Menggoda

Tetanggaku yang Menggoda

Kini hasrat Luna benar-benar membara, sementara aku tak bisa memadamkannya. Dalam beberapa hari ini, Luna telah menguasai banyak teknik. Kapan pun dia mau, dia akan langsung naik ke atasku. Sayangnya, kemampuan fisikku menurun drastis. Aku tak bisa lagi memuaskan hasrat Luna. Luna jelas tidak senang. Dia menangis sambil berkata padaku, “Kak, aku gatal sekali Apa tumorku kambuh? Aku akan segera mati.”
63.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
KUBELI KESOMBONGAN TETANGGAKU

KUBELI KESOMBONGAN TETANGGAKU

Apa ini yang disebut karma? Aku kembali terkejut melihat Mbak Sandra dan suaminya keluar dari rumah. Tadi aku berpikir kalau mereka sedang tidak berada di rumah karena tidak melihat mobil terbaru mereka di garasi. Mbak Sandra pun membuka pintu pagar lalu meminta wanita tadi masuk. Sepertinya dia tidak ingin orang lain mengetahui apa yang terjadi terhadap Lani. Aku masih berpikir, apakah Lani benar-benar sedang hamil? ==========
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

RAGIL "Anggur merah yang selalu memabukkan diriku belum seberapa jika dibandingkan dengan senyumanmu. Takotek, kotek dangdut, takotek, kotek, dangdut. Yihaaa!" Aku joget bablas di depan jendela kamar Susi. Sengaja di sini biar dilihat dari dalam. Aku tahu dia pasti lagi tertawa. Soalnya tadi kedengaran meski samar.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
Kurebut Kembali Suamiku

Kurebut Kembali Suamiku

Gadis kecil itu kembali ke alam mimpi karena rasa kantuk yang ia rasa. Mengigit bibirnya, Aurel menahan rasa nyeri di hati yang datang begitu saja. Sungguh rasanya perih tidak tertahankan. "Maafkan ibu, Sayang," gumam Aurel sambil mengelus surai hitam milik Melodi.
102.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Dia bukan hanya menangis sepanjang hari, tapi mulai menyakiti diri sendiri dengan membenturkan kepala ke dinding dan membanting-banting tubuhnya ke lantai. “Mbak Adel, keluar kamu, Mbak!” Novita memukuli pintu sekuat tenaga. Dia terus berteriak-teriak karena tidak mendengar jawaban dari dalam hingga memancing rasa ingin tahu tetangga. “Mbak, aku tahu kamu ada di dalam. KELUAR! KELUAR KAMU, MBAK!” Novita menjambak rambut dan duduk di lantai. Dia meraung-raung seperti anak kecil tantrum karena tidak diberikan apa yang diinginkan.
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 692 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Aku mencari ke segala arah, tapi tetap tidak melihatnya. Sampai akhirnya, kulihat kerumunan orang mengelilingi taman kecil di pinggir taman kota. Melalui celah di antara kerumunan itu, sepertinya aku melihat sosok yang sangat familier. Sosok itu ... seperti Karen. Langkahku langsung kacau saat berjalan ke sana. Minuman hangat yang kubawa sudah tumpah lebih dari separuh dan membakar kulit tanganku hingga memerah.
10.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
Cinta yang Terkubur

Cinta yang Terkubur

Frida membuangnya, firma hukumnya hancur, dia tidak punya apa-apa lagi. Sekarang dia hanya ingin menyeret Kamila bersama ke neraka. Melihat Samuel yang tampak gila, Kamila merasa putus asa. Dia sudah tidak punya jalan kembali. Dia sudah mencoba berbagai cara tetapi tetap tidak bisa kembali ke dunia nyata dan terjebak di dalam buku ini. "Kumohon lepaskan aku ...."
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai gotoubun no katachi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status