Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

39. Kenang Luka Laptop di hadapan menampilkan jejak tindih jemari yang tertuang dari ungkapan rindu di dalam dada. Berpuluh menit memindai rasa menjadi sebuah tulisan yang selama ini selalu berhasil mengobat resah. Menulis adalah caraku berbicara tentang segala hal yang tak mungkin terungkap sempurna di dunia nyata. KENANG Oleh: Arinda Prasetya
106.1K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as hakikat menulis
Read
+Library
CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas

CEO Dingin Menolak Ingat, Tubuhnya Menolak Lepas

Jawabnya dingin, sembari menunjuk ke arahku menggunakan dagunya, “Tugas anda adalah mengikuti aktivitas saya, mewawancarai beberapa anggota keluarga, dan menyusunnya menjadi sebuah narasi yang padat. Saya sangat menghargai kelugasan. Jadi, jangan memasukkan metafora atau bualan puitis ke dalam buku saya.” Aku mendengus pelan, hampir tertawa sarkastik, namun masih berhasil kutahan, “Anda tidak perlu khawatir. Saya sudah sangat terbiasa menulis fakta, bukan dongeng sebelum tidur. Tapi sebelum kita menandatangani apapun, ada satu hal yang ingin saya pastikan.” Raka menaikkan sebelah alisnya yang tebal, “Apa?”
214 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as hakikat menulis
Read
+Library
SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH

Siapa yang akan memberiku hadiah. “Mak-sudku … kenapa aku diberi laptop?” “Untuk menulis. Bukankah kamu mengaku-ngaku sebagai penulis?” Bola mataku melebar. Tidak terima dengan tuduhannya. “Bukan mengaku-ngaku, tapi mengaku, Om. Dan itu dua kata yang berbeda. Ingat, ya, berbeda. Mengaku-ngaku itu mengakui sesuatu yang belum tentu benar, sedang mengaku itu terbukti kebenarannya.”
9.81.1M viewsCompletedAdded to Library 30.1K Times as hakikat menulis
Show Reviews (184)
Read
+Library
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Osky Agistaragia
mba thor, kenapa koq sekarang ini cuma 1 bab sehari?! Biasanya 2 bab sehari? itupun buat kita2 masih kurang...koq ini malah dikurangi jadi 1 bab.. Tolong di tambah deh mba thor..... Mohon bisa dipertimbangkan usulan n permintaan para pembaca n penggemar mba thor...agar bisa diterima dan terealisasi
Read All Reviews
Sang Pewaris Arogan

Sang Pewaris Arogan

Jurnalis yang menulis bukan untuk sensasi, bukan untuk populer, tapi untuk mengungkap kebenaran yang sering tersembunyi di balik kebohongan atau prasangka. Kenangan itu membuatnya menatap layar dengan tekad yang lebih kuat. Ia menulis tentang Alvaro bukan untuk menyerang ego pria itu, tapi karena ia ingin menyalurkan semua pengalaman dan rasa keadilannya ke dalam tulisan yang bermakna. Ia ingin menuliskan sisi manusia yang sering terlewat, sisi yang mungkin bahkan Alvaro sendiri jarang akui.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as hakikat menulis
Read
+Library
CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

CEO Dingin Itu Mentor Bercintaku

Akash sengaja menggantung kalimat untuk mendramatisasi suasana. “Tapi, Pak?” “Tapi penulisan ini harus rahasia. Penulisnya pun anonim. Kalian akan membungkus kenyataan dengan sentuhan fiksi yang hampir-hampir nyata. Sampai pembaca tak bisa membedakan, mana yang fiksi, mana yang nyata.” Napas Direktur tercekat. Akash menoleh pada Gista.
1032.1K viewsCompletedAdded to Library 707 Times as hakikat menulis
Read
+Library
Kaulah Jodohku

Kaulah Jodohku

Jika ia berada di posisi Safa belum tentu bisa sepertinya. “Iya begitulah. Lagipula isinya halu semua jadi mudah aku mengkhayal. Dan menulis salah satu ajang pelampiasan.” Safa jujur dan semua tulisannya sesuai dengan kisah nyata. Ia mengumpulkan beberapa data dan fakta untuk dibuat menjadi karya.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 257 Times as hakikat menulis
Read
+Library
One Day In Your Life

One Day In Your Life

Semua kejahatan yang dilakukan umat manusia di dunia ini, di dalamnya pasti terkandung ucapan-ucapan yang tidak jujur ataupun kebohongan yang terorganisir. Kata Pramoedya Ananta Toer, "Orang boleh punya jabatan setinggi langit, tetapi selama dia tidak menulis, ia tak abadi." Karena aku ingin abadi, maka aku menulis. Annastasia menutup bukunya. Ia bertanya-tanya dan berpikir, bisakah seseorang kagum dengan tulisannya sendiri? Bolehkah? Apakah itu tidak akan dianggap sebagai gangguan kepribadian narsistik? Apapun itu, Ann tidak bisa memungkiri bahwa ternyata dirinya luar biasa untuk bisa menulis sedalam itu di usianya yang baru tiga belas tahun. Lantas, berangkat dari kenangan manis dalam menu
105.6K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as hakikat menulis
Read
+Library
Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

Terjerat Hasrat Liar Mantan Selingkuhan

Kemeja Meira kini terbuka sepenuhnya, menyisakan lapisan tipis bra yang sama sekali tidak memberi perlindungan dari tatapan pria itu. Hastan memandanginya dengan mata yang semakin gelap, napasnya sedikit memburu. “Tidak… itu bukan yang kau tulis,” ucapnya pelan, namun penuh tekanan. “Kau bahkan tidak berani mengetik kata mengakhiri. Kau hanya… menghilang.”
103.2K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as hakikat menulis
Read
+Library
Bukan Indahnya Berbagi

Bukan Indahnya Berbagi

"Ada banyak hal yang menyebabkan saya menulis. Yang pertama, karena saya senang menulis. Mengapa senang menulis? Karena dengan menulis Kau bisa mengungkapkan apa yang Kau rasakan, pikirkan, dan inginkan. Orang-orang juga bisa menilaimu dengan tulisan, mereka akan tahu gagasan apa yang Kau miliki. "Dengan menulis, Kau juga akan dikenang karena tulisan itu abadi meski raga kita telah tiada. Suami saya orang kaya itu tidak ada hubungannya dengan dunia kepenulisan saya. Balik lagi ke motivasi pribadi saja, karena saya senang menulis.
1016.0K viewsCompletedAdded to Library 526 Times as hakikat menulis
Read
+Library
OH DUDA

OH DUDA

"Wah, kamu penulis? Aku nggak nyangka sekarang kamu penulis. Aku tahu betul dulu kamu nggak begitu tertarik sama dunia literasi." "Bukan penulis juga, sih ... aku cuma iseng aja." "Justru yang bilang iseng biasanya berakhir serius. Oh ya, nulis apa?" "Fiksi," jawab Sakina singkat. "Wah, keren! Ada berapa buku yang kamu bikin?" "Satu aja belum, Mas. Dibilangin cuma iseng aja. Aku nulis di salah satu platform gitu, nggak aku jadikan novel. Lagian belum tamat juga."
3.2K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as hakikat menulis
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status