Cinta Berengseklicious
Rissa kembali melihat ke layar USG lagi lekat-lekat.
"Wah, Iya, Dok." kata Rissa yang terlampau senang. "Gak ada embrionya, kehamilan kosong." kata Rissa lagi. Ia pun serasa lemas tubuhnya saking senangnya. Seolah Tuhan memaafkan, mengampuni kesalahannya, kekhilafannya. Air matanya mengalir di pipi, deras sekali. Mitha, Susan, dan Rissa berpelukan. Antara senang dan sedih. Senang karena Allah seolah mengampuni dan ini adalah kehamilan terlarang atau dosa, sedangkan sedih karena ternyata Allah belum memberikan anak bayi yang suci itu kepada Rissa untuk ia besarkan.
Hot Chapters