Kama Sutra
Wanita itu berjalan mondar-mandir sambil sesekali menggigit ujung kukunya.
Lalu, tatapannya tertuju pada sebuah lemari yang belum sempat ia buka sebelumnya. Langkahnya pun tertuju pada lemari berukuran kecil tersebut, dengan perlahan, Nerezza mulai membukanya. Ia menemukan sebuah seprai putih di sana, terlipat rapi dan sebuah kotak kecil hitam berada di sampingnya. Dengan sedikit rasa ragu, gadis itu mulai mengambil seprai tersebut. Membuka perlahan, untuk mencari sesuatu yang mungkin bisa mengarah pada si Angsa Putih.
“Bercak darah?” Suaranya terkesan berat, Nerezza kemudian menekan bagian dadanya.
Sikat na Kabanata