Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Mungkin kalau ada orang lain yang melihatnya, dirinya bisa dikira Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). "Udah bangun?" Arka membeku di tempat. Ia sama sekali tidak mengenal suara itu. Hanya papa dan kakaknya yang pernah masuk ke kamarnya, dan Arka yakin suara yang baru saja bertanya padanya bukanlah suara kedua orang yang memiliki hubungan darah dengannya. "Arka, kita perlu bicara." Arka terpaksa menoleh ke sumber suara karena kali ini ia yakin ada seseorang yang bicara padanya, bukan hanya halusinasinya.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
YOU AND US

YOU AND US

Dion meninggikan suaranya karna sebal Ian tak menjawab satupun pertanyaan yang dilontarkan Dion. Ketika Dion hendak menyentuh pundak Ian, angin tiba tiba saja bertiup kencang dari arah jendela. Disaat yang bersamaan, Ian berteriak sangat kencang dan hal itu membuat telinga Dion sakit. Dion juga merasakan jika telinganya berdenging sakit. "IAN! ADA APA DENGANMU?!" teriak Dion keras berusaha menyadarkan teman PKL nya itu.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
When I Meet You

When I Meet You

Beberapa detik hening, setelahnya bunyi berisik yang kutebak berasal dari sepeda motor yang sedang berjalan dengaan kecepatan maksimal masuk ke dalam indra pendengar. “Joy, aku tidak masuk kesolah. Jadi jangan berharap mendapatiku dalam netramu hari ini,” ujarnya membertitahu seolah tahu bila diirku memanggilnya karena hal itu. Aku menghela napas, kembali merasa kesepian mendera batin maupun raga. Namun penuh energi untuk terus menstabilkan nada ucapan agar tak membuat Lee ikut bersedih. Ah, Lu harusnya kau mengaku saja bila tak ingin merasa dikasihani manusia lain lagi selain Athala.
9.98.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
I'm Holding You

I'm Holding You

Apakah bayinya akan baik-baik saja? Lamat-lamat Vina mendengar sebuah suara merdu bersenandung lirih, membuat Vina mengerjap berusaha mencari tahu dari mana sumber suara. "So ... before you go..." "Was there something I could've said..." "To make your heart beat better..." "If only I'd have known you had ad storm to weather..." "So ... before you go..." "Was there something I could've said..." "To make it all stop hurting..." "It kills me how your mind can make you feel so worthless..."
10300.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.6K kali sebagai i can hear you
Tampilkan Ulasan (57)
Baca
+Pustaka
Astrid Damayanti
Pengembangan karakter tokoh2 dan konfliknya bagus, logis, pacingnya konsisten, walaupun ada waktu bercerita yang disingkat, tapi masih pas dengan alur ceritanya. Dapat ilmu baru juga tentang istilah2 kedokteran.
mackadamia_
pertama kali baca karya selfiehurtness. marathon baca ini 1hari 1malam. ending yg pas takaran, engga berkepanjangan, engga berlarut-larut. pokoknya pas sesuai harapan. saya akan baca judul lainnya kak. salam dari putri solo^^
Baca Semua Ulasan
Into You

Into You

Aku mengambil tas dan memasukkan barang-barangku yang harus dibawa hari ini, tanpa terkecuali, surat cinta dan coklat. Sejujurnya hari ini benar-benar membuatku gelisah. Bayangan tentang bagaimana reaksi Brian saat menerima suratku bertengger di pikiranku sejak semalam. Entah dari mana kepercayaan diriku muncul dan memutuskan untuk menulis lirik lagu Coldplay yang berjudul Sparks. Perjalanan ke kampus sungguh berbeda hari ini. Cuaca pagi yang cerah dan udara pagi yang segar, seolah mendukung dan menenangkanku. Aku menggunakan earphone dan mulai memutar musik. Salah satu lirik dari Everglow yang dibawakan oleh Coldplay menyadarkanku, meyakinkanku, dan secara tidak langsung memberiku kekuatan.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
I Can See You

I Can See You

Ivory ingin lagi, asal pria itu Yoan Bailey. Menggigit daun telinga Ivory dengan pelan, Yoan membisikkan sesuatu. “Datanglah kapanpun dalam senyap dan sepi.” Bersambung.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
I NEED YOU

I NEED YOU

Rakha berpikir keras. "Panggil sono si IQ Jongkok,” Suruh Leon. "OYY PLAYBOY IQ JONGKOK! SINI LU!" Tanpa berbasa-basi Rakha berteriak membuat seisi kantin melihat k earahnya dengan tatapan sinis karena merasa terganggu. Gilang yang merasa terpanggil menoleh dan mendapati Rakha dan Leon yang menatapnya bak melihat mangsa lezat.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
Pure Blood (DARAH MURNI)

Pure Blood (DARAH MURNI)

Tubuhnya sedingin es, dan wajahnya sepucat salju. Ika menatap Iki, “Jadi, apa seorang vampir yang merupakan anggota keluarga utama dapat mendengarkan bunyi detak jantung seorang vampir?” “Aku rasa begitu, Ika,” jawab Iki menjawab pertanyaan kembarannya. “Apa sejak pertama, Kak Diana juga dapat mendengarnya?” “Shhh... Ika!” seru Iki. “Ada apa?” tanya Ika tidak mengerti.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Have I ever told you Pernahkah aku memberitahumu I want you to the bone Aku menginginkanmu Have I ever called you Pernahkah aku memanggilmu When you are all alone Ketika kau sendirian And if I ever forget Dan jika aku lupa To tell you how I feel Memberitahumu bagaimana perasaanku Listen to me now, babe Dengarkan aku, sayang I want you to the bone Aku menginginkanmu I want you to the bone Aku menginginkanmu I want you to the bone Aku menginginkanmu Maybe if you can see Mungkin jika kau bisa lihat What I feel through my bone Apa yang kurasakan Akbi menjauhkan wajahnya demi bisa menatap wajah Bee. Kedua tangannya merangkum wajah mungil itu untuk menghapus air mata bahagia.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
I Hate You, I Love You

I Hate You, I Love You

"Eh, jangan. Kita ga boleh mendengarkan pembicaraan orang lain, itu melanggar privacy." "Tapi, kan aku penasaran, Tuan. Ga baik penasaran itu pelihara nanti bisa jadi penyakit hati." "Sudah ga usah penasaran, masalah penyakit hati aku ini sudah sakit hatiku dari tadi mendengarkan ocehanmu." "Maaf Tuan. Anda pasti selalu sehat. Semangat Tuan!" "Yaa ampun Joe bukan seperti itu maksudku. Sudahlah kamu jangan bicara lagi, saat kamu bicara aku semakin membuatku bertambah emosi."
1021.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai i can hear you
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status