Ku Kira Kau Rumah
Teriaknya menatap mereka satu persatu.
Gemilang berlari memeluk Angga, ia menangis di dalam pelukan pria itu. "Maafkan aku mas, aku hanya ingin lebih dekat dengan mbak lina, aku kira mbak lina bakal nerima aku dengan baik, maaf kan aku mas." Ucapnya dengan Isak tangis.
Angga mengusap pucuk kepala gemilang, "tidak apa, seiring berjalannya waktu alina dan anak anak pasti bisa menerima kamu dengan baik."