MARCO-POLO
tanya Marco heran.
"Bagi kami, para pria itu sumber petaka. Sebelumnya ada beberapa pria di sini, tapi mereka malah menjadikan kami tempat untuk meluapkan hasrat. Beberapa dari kami hamil, dan diantara mereka tak ada yang mau mengaku siapa ayah dari para bayi itu. Pendahuluku, Marry, dia geram lalu mengusir para pria itu keluar dari Markas," ucapnya bercerita dengan santai. Marco dan Polo saling melirik terlihat tegang. "Jika kalian melihat semua orang di sini adalah wanita, itu adalah anak-anak dari para pria brengsek itu."
"Lalu ... bagaimana jika yang lahir anak laki-laki? Kalian apakan bayi-bayi itu?" tanya Polo gugup.
ตอนยอดนิยม