Aster [Indonesia Ver.]
Langit yang mengendarai motornya, berhenti saat melihat Mang Ujang tengah menyiram tanaman.
“Siap Mas Langit,” jawab Mang Ujang memberi hormat.
“Satu lagi Mang, kalau dia mau keluar suruh minta izin ke saya,” ujar Langit lagi.
“Siap laksanakan.”
Setelah percakapan itu, Langit menggunakan helm fullfacenya kemudian membunyikan klakson. Pak Ardi segera membuka gerbang sambil tersenyum. “Hati-hati, Mas,” ucapnya pada Langit. Langit hanya mengangguk kemudian bergabung bersama pengendara lainnya, membelah jalanan ibukota menuju suatu tempat untuk bertemu seseorang.
Hot Chapters