Aranjo
Jia Zhen mengangkat tangannya dan menyentuh wajah Aranjo, berkata, "Aku menyesal."
"A-apa?" tanya Aranjo, sambil mengerjapkan matanya beberapa kali.
"Aku menyesal membuat janji mencium dirimu hanya satu kali," bisik Jia Zhen dan menunduk sedikit, mendekatkan wajahnya dengan wajah Aranjo.
"P-paduka harus menepati janji," ujar Aranjo kembali tergagap.
"Ya...."
Jia Zhen memastikan akan menepati janjinya dan kemudian, memeluk Aranjo, begitu erat.
Hot Chapters