Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pewaris Naga Majapahit

Pewaris Naga Majapahit

Akhirnya Jaka merasa bosan juga berkeliling di dalam ruangan di lantai tiga. “Bagaimana rasanya jika saya terbang di luar,” sebuah ide tiba-tiba muncul di pikiran Jaka. Kemudian Jaka melayang ke arah jendela dan berniat untuk membuka kuncinya, akan tetapi sebuah kejadian aneh membuat Jaka terkejut. “Eee… kenapa tanganku malah menembus jendela ini?” gumam Jaka yang melihat telapak tangannya menembus kaca jendela.
9.772.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai jendela tangga
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Ceritanya oke thor! Izin promosi novel berjudul "PENDEKAR KAISAR RASKAR" dan "DERITA WAJAH JELEK". Keduanya sudah lebih daripada 50 bab (Updatenya lumayan cepat). Genrenya campuran dengan Romansa, Action, Fantasi Timur, Drama, dan Komedi. Dijamin pasti suka :)
MN Rohmadi
Author Mengucapkan Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin. jika ada kata-kata dan alur cerita yang kurang berkenan di hati pembaca setia. Author akan berusaha menampilkan cerita-cerita yang menghibur dan enak dibaca. Terimakasih untuk semua pembaca setia karya-karya Author.
Baca Semua Ulasan
POLIGRAF

POLIGRAF

Tapi kehancuran kursi itu tidak begitu mengecewakan Tita karena sang kursi telah menjalankan tugasnya dengan baik: terali besi itu nyaris terlepas sepenuhnya dari kusen jendela. Butuh dua, atau tiga tendangan lagi dari Tita, terali besi itu menggelontor dari kusen yang telah bertahun-tahun mengekangnya, melayang sepersekian detik, lalu jatuh dengan bunyi berkelontangan di taman samping rumah. Tita merebut udara segar yang ditawarkan oleh taman yang asri itu beberapa jenak sebelum meloncat keluar dari kamar dan buru-buru menuju ke jendela di samping kamar tempatnya baru saja membebaskan diri.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

IBUKU MERENGGUT RAHIM ISTRIKU

"Kamu harus keluar lewat jendela. Sekarang!" Suryo membuka jendela di ruangannya. Jendela kaca besar dengan bingkai kayu. Jendela itu tanpa teralis. Tita mendelik. "Apa Bapak tega menyuruh saya untuk melalui jendela ini? Kenapa saya jadi seperti kucing?" protes Tita. "Woy, Mas Suryo! Kalau kamu tidak mau membukakan pintu, akan kudobrak sekarang pintunya dari luar. Satu ..!"
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Dia pun melangkahkan kakinya memasuki sesuatu yang menyerupai kaca tersebut. Begitu Gandi melangkah menembus dinding kaca, dia terkejut karena dirinya melihat sesuatu yang beda dengan apa yang dia lihat di luar sana. Anak tangga yang ada di hadapannya tidaklah sependek yang dia kira. Padahal saat dirinya berada di luar dinding kaca, dia melihat anak tangga itu hanyalah sepuluh anak tangga saja. dan itu pasti sangat mudah menurutnya. Namun ternyata, anak tangga yang dia lihat saat ini, tidak terhitung jumlahnya!
8.962.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Liontin berdenyut. *"Penjaga itu bukan manusia biasa. Ia kultivator juga—tingkat dua. Lebih dari cukup untuk mencelakaimu jika tidak hati-hati. Tapi ada cara lain masuk. Di sisi kiri gedung ada jendela ventilasi yang tidak dikunci. Kamu cukup kecil untuk masuk dari sana."* Wandra melirik ke sisi kiri gedung. Jendela ventilasi. Dua meter dari tanah. Terali besinya sudah tidak lengkap—dua batang di tengah sudah hilang, meninggalkan celah yang cukup.
936.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
Hippocampus

Hippocampus

Kira-kira, apa hasil menarik yang baru saja disebutkan oleh Anugrah. "Ada jejak selain Pak Sugeng yyang ada di tangga itu," ujar Anugrah. "Dan jejak itu sudah berumur dua hari." "Jejak itu menaiki tangga, atau ke arah sebaliknya?" tanya Gabe. "Menaiki tangga," jawab Anugrah singkat. "Mengapa? ada bedanya antara naik dan turun tangga itu?" Aku mengangguk. "Pintu untuk akses ke tangga itu hanya bisa dibuka dari dalam rumah, karena pintu rahasia tidak memiliki kenop di bagian luar."
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
KRAMLER

KRAMLER

Ia pun memutuskan keluar dari ruangan yang disediakan Homer sebagai tempat menginap, untuk mencari udara segar dan sisa bir jahe. Untuk menuju dapur, Marwen harus melewati sebuah koridor. Di dinding koridor terdapat tiga buah jendela yang masing-masingnya bisa dimasuki pria dewasa. Salah satu jendela belum tertutup sempurna. Ia berpikir bahwa bisa saja serigala itu masuk ke rumah ini lewat sana. Maka, sambil lewat ia berinisiatif menutupnya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
Bisikan Tengah Malam

Bisikan Tengah Malam

Sebuah jendela besar tampak ditutupi gorden yang terus berkibar menghembuskan angin, menciptakan suasana sejuk yang membuat ketiga anak itu tertidur dalam damai. Dena mencoba memperhatikan ruangan lain. Ternyata, ada tangga di ruangan anak-anak tidur saat itu yang menuju ke atas. Terdapat kamar-kamar juga di bagian itu. Dena tidak tertarik naik ke atas tanpa tuan rumah. Dia cuma melirik bagian ujung ruang bawah yang memiliki kamar mandi dan dapur.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
Aku (bukan) sugar baby

Aku (bukan) sugar baby

Kakinya berjinjit dengan tangan sekuat tenanga mengapit ambalan untuk menahan tubuhnya agar tidak jatuh. Jeno melebarkan langkah sehingga hanya lima langkah untuk sampai di jendela rumah sebelah. Jeno segera membuka jendela yang memang tidak pernah di kunci lalu masuk. Jeno berguling di lantai, dia selalu merasa seperti habis bertaruh nyawa saat menyabrang dari rumahnya ke rumah sebelah karena jarak jendela dengan tanah sangat tinggi. Lebih dari lima meter.
6.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Tangan kiri yang memegang daun jendela, dengan kepala terselubungi sejadah yang hanya dipegang dengan tangan kanan untuk menutupi mahkotanya. “Hai, tunggu!!” Sapanya dengan senyum yang ramah dan segera berlalu meninggalkan jendela yang ia genggam. Ketukan kaki yang memijaki satu persatu anak tangga yang terbuat dari sebuah kayu terdengar begitu terburu-buru. Pintu hitam yang ku nantikan terbukanya, dengan segera Linda membukakannya untuk kami. Aku segera berlalu, meraih anak tangga yang akan mengantarku menuju kamar kos Linda di atas. Sebab tempat yang kami masuki merupakan tempat menyimpan kendraan roda dua bagi penghuni kos.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai jendela tangga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status