Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nala dan Mas Juragan

Nala dan Mas Juragan

"Tadi habis ngecek saluran irigasi sebentar, terus pulangnya sekalian mampir ke sini." Suara bariton itu kembali menyentuh pendengaran Nala. Nala mencoba fokus menghitung total harga, namun ia sadar betul bahwa sepasang mata tajam milik sang juragan beras itu kini sedang menatapnya, menunggu total belanjaan yang harus ia bayar. "Totalnya jadi... tujuh puluh lima ribu, Mas," suara Nala terdengar sedikit mencicit.
10911 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as juragan bandot
Read
+Library
Jeratan SANG MAFIA

Jeratan SANG MAFIA

“Apa kamu tahu kalau dia adalah bandar narkoba terbesar di negara ini?” Caelyn menegakkan punggungnya, napasnya tercekat. Tatapannya berubah tajam penuh amarah. “Aku udah pernah bilang sama kamu, jangan asal bicara!” “Aku bisa buktikan kalau kamu mau,” ucap Saga yakin. “Sebaiknya kamu keluar dari ruangan ini, Saga,” Caelyn mendorong tubuhnya menjauh.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as juragan bandot
Read
+Library
RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

RUANG AJAIB JURAGAN FIKRI

Namun Fikri tetap kukuh dengan sistem lelangnya — hanya menjual ke penawar tertinggi, tanpa membuka rahasia sumber buah-buahnya. ** Sampai pada suatu hari, di sebuah lelang besar yang diadakan di sebuah hotel mewah di pusat kota, seorang pria berjas hitam muncul. Penampilannya rapi, wajahnya tegas, namun sorot matanya licik. Namanya adalah Leonard Hartanto — CEO perusahaan agrikultur raksasa bernama HartaFarm. Leonard bukan pengusaha biasa. Ia dikenal sebagai orang yang tidak segan memakai cara kotor untuk mendapatkan apa yang dia mau.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as juragan bandot
Read
+Library
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Mana ngatain kontrakanku sempit segala lagi. "Loh, kok nyolot sih? Mana ngatain segala lagi. Kalua kontrakan aku sempit, ngapain kamu minta sembako sama aku? Heran deh. Aku kan gak janjiin apa apa sama kalian!" balasku tak terima. Si Jumi makin nyolot. Wajahnya yang agak kemerahan itu, semakin memerah saja warnanya. Beneran persis kayak tomat busuk!
4.5K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as juragan bandot
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

"Iya. Soalnya buah mangga itu sempat saya gulingkan sebentar ke tanah biar agak kotor sedikit. Setelahnya baru saya cuci jadi seolah baru dipetik. Hahhaha." "Ada-ada saja, ya, Pak." Kami tertawa bersama. Sekitar lima belas menit, jagung rebusnya sudah matang. Setelah ditiriskan lalu dimasukkan dalam kantong plastik. Taburan garam halus plus cabenya di bungkus pakai kulit jagung dan ditempatkan terpisah. Kusodorkan tiga lembar uang seratusan pada Bapak penjual itu dan aku pamit pulang.
1010.7K viewsOngoingAdded to Library 300 Times as juragan bandot
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Cocok. "Oke, Ipan. Kerjaan lu gampang tapi jijik. Tarik gerobak dari jam dua pagi sampai jam lima subuh. Rutenya Gang Kancil sampai jalan raya. Bayaran harian. Lima puluh ribu. Ambil atau pergi." "Saya ambil." Bang Jali melempar buntalan kain ke arahku. "Pake itu. Bekas si Udin yang kena tipes. Jangan ilangin, inventaris negara tuh."
835 viewsCompletedAdded to Library 33 Times as juragan bandot
Read
+Library
Menjadi Ibu Susu untuk Bayi Kembar Sang Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Bayi Kembar Sang Presdir

ujar Pak Bram. Loren mengangguk. "Saya tahu satu orang yang bisa kita datangkan. Namanya Ragan. Dia dulu kaki tangan Gudel, tapi sudah lama insyaf dan membuka bengkel di Depok. Saya akan urus itu." Malam harinya, saat Helen menghampirinya di ruang tengah dan bertanya dari mana ia pulang, Loren hanya menjawab singkat. "Aku ada urusan penting tadi."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as juragan bandot
Read
+Library
Tebusan Sang Don Kejam

Tebusan Sang Don Kejam

Romero Romano, bos mafia terbesar yang begitu kejam dan tidak pandang bulu jika ingin menghabisi musuhnya di negara ini. “Berapa jumlah yang kau butuhkan?” Kaera mendongak pelan. Mr. Romero tersenyum tipis. “Sembilan ribu dollar... bisakah Anda meminjamkannya padaku? Aku janji akan mencicilnya setiap bulan dari gajiku,” ucap Kaera polos. Mr. Romero terkekeh pelan. “Gadis bodoh yang sangat polos. Berapa ratus tahun yang kau butuhkan untuk melunasinya dengan gaji pelayan kafe?” Kaera menggeleng lemah.
189 viewsOngoingAdded to Library 5 Times as juragan bandot
Read
+Library
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

Selalu bangga dengan dosa, lupa akan tujuan hidup di dunia. “Mbak Re, siap-siap ya, hari ini juga berangkat ke tempat teman saya di Jatinegara. Dia orangnya baik, saat ini membutuhkan orang yang mau mengurus rumah dan anaknya. Namanya Ibu Winda, dia dengan suaminya bekerja, sehingga membutuhkan orang untuk menunggu anaknya,” ucap Pak Danny, majikan lelaki Reina.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as juragan bandot
Read
+Library
Tilasmat

Tilasmat

Tidak pantas rasanya orang yang lebih tua dariku berlutut di hadapan. "Kami sungguh tidak punya pilihan lain karena usaha kami bangkrut akibat penipuan seorang bandar. Uang hasil pertanian kami dibawa kabur oleh mereka dan kami pun butuh untuk mengobati Intan. Itu sebabnya kami setuju dengan syarat Kang Burhan saat meminjam uang padanya," ucap Mang Jaja. "Apa kalian bisa bersaksi di depan para warga mengenai tuduhan itu? Nama kami tercoreng karena kalian. Apa kalian bisa mengatakan kejujuran ini pada semua orang?" tanyaku.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as juragan bandot
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status