Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembalinya Mama Muda Kaya Raya

Kembalinya Mama Muda Kaya Raya

Thea memandangi seisi kamarnya sebentar, walau ia tidak lama menetap di sini, beberapa kenangan mulai muncul di dalam kepalanya. Thea menggelengkan kepalanya, berusaha menyingkirkan ingatan menyedihkan yang tidak berguna itu dari kepalanya. Segera, Thea berjalan ke arah lemari besar peninggalan pemilik rumah yang diberikan gratis kepadanya. Lemari itu terbuat dari kayu, tampak cukup kokoh dalam sekali lihat. Namun, pada dasarnya lemari itu bahkan sudah cukup tua untuk digunakan. Thea hanya menggunakan lemari itu untuk menyimpan syal yang memiliki beban ringan.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
Disukai Jin Pelindung Anak Asuh

Disukai Jin Pelindung Anak Asuh

Sendirian tanpa ada teman, senyap semua suara di malam kecuali langkah kakinya dan tetes air dari kran. Matanya tiba-tiba saja tertuju pada sebuah lemari kuno. Lian perlahan mulai mendekati lemari itu dan membukanya secara perlahan. Kosong, tak ada barang-barang berharga di sana kecuali setumpuk dokumen dan album foto.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

Jenderal, Nyonya Muda Menginginkanmu!

Kamar itu dipenuhi dengan aroma kemenyan yang kuat dan hiasan sutra yang berat. Ia melihat Kasim Zhang berlutut di depan sebuah lemari besar yang terbuat dari kayu cendana merah di sudut kamar—tepat di belakang tempat tidur megah Ibu Suri. Kasim Zhang menekan salah satu ukiran burung phoenix pada lemari tersebut, dan sebuah laci rahasia terbuka. Ia meletakkan kotak kayu hitam dan bungkusan kuning berisi Plakat Emas itu ke dalamnya.
1041.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 952 kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

“Kami janji. Kami tidak akan berbohong. Kami akan membawamu keluar dari desa ini.” Naka menyembulkan senyum tipis. “Pintu yang aku maksud ada di bawah lemari,” ucapnya sambil menunjuk ke arah lemari besi tua berukuran cukup besar yang keberadaannya terletak di dekat pintu. Melihat jelas letak lemari besi yang dimaksud, Marca dan Wirotama bergegas mengambil posisi. “Lemari ini terlalu besar, akan sangat lambat jika hanya digeser oleh dua orang,” kata Marca.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
Dimanja Tiga Majikan Cantik

Dimanja Tiga Majikan Cantik

Aku berjalan lurus menuju lemari kayu jati tua di sudut ruangan, lemari yang sama yang disebutkan Emak dalam pesan terakhirnya di rumah sakit. Salah satu kaki lemari itu terlihat diganjal dengan tumpukan batu bata merah karena lantainya yang tidak rata. "Bantuin aku geser dikit lagi, Shell, kayaknya posisinya ada di balik ganjalan batu bata itu," pintaku sambil mengambil posisi di sisi kiri lemari. Kami mendorong lemari berat itu sekali lagi dengan sisa tenaga yang ada, menggesernya cukup lebar hingga area di bawah kaki lemari yang diganjal itu terlihat jelas.
9.41.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.3K kali sebagai kaki lemari
Tampilkan Ulasan (57)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Raka: “Mungkin. Kita cari dokumen. Apa aja. Artikel lama, arsip, mungkin buku harian Natasya ada kelanjutannya.” Tiara: “Dan mungkin… rumah ini sendiri nyimpen petunjuk.” Zaki: (bingung tapi penasaran) “Nyimpen? Kayak... apa? Kamar rahasia?” Anggi: (menatap Raka, pelan) “Ada satu lagi... lemari. Tapi bukan di kamar Tiara. Di kamar bawah. Lemari yang dikunci.” Raka: “Kamar bawah? Yang gak pernah kita buka itu?”
10726 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
The Secret Behind The Rose

The Secret Behind The Rose

Bu Nilam juga sibuk mengumpulkan barang-barang yang akan beliau buang, jauh dari Aina sekarang, namun masih di dalam ruangan ini. Aina menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal, heran melihat lemari di depannya ini, tampak begitu kuno. “Lemari apa ini?” pikir Aina heran. Dilihatnya lemari tersebut tidak terkunci, tanpa pikir panjang Aina langsung membukanya, yang terlihat hanyalah tumpukan kain, begitu banyak, namun berbau sekali, mungkin akibat dari kelamaan tertumpuk.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Irene menunjukkan jalan menuju ruang kerjanya setelah Rinai menghilang dari pandangan. Dengan sedikit malas pria itu mengikuti langkah Irene. Wanita tersebut membuka pintu bercat coklat tua. Saat pintu dibuka, terlihat lemari yang menempel ke dinding. Di dalam lemari tersebut berbagai macam buku disimpan dan dipajang. Kenshi mengekori langkah Irene masuk ke dalam ruangan. Dia sungguh penasaran dengan apa yang hendak dibicarakan oleh wanita tersebut.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 602 kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

TERIMA KASIH MEMINTAKU BEKERJA, MAS

Lagian mata belum mengantuk. Kubuka lemari. Lemari yang cukup luas dengan enam pintu.Hampir seluruh dinding sebelah kiri tertutup lemari. Warna emas yang senadadengan tempat tidur dan nakas. Terlihat mewah.
10113.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa

Dari Puteri Yang Terbuang, Menjadi Duchess Yang Berkuasa

Nampaknya, Baginda Raja dan Ratu benar-benar murah hati padanya. Ia segera menutup lemari tersebut karena kepalanya mendadak pening. Rasanya semakin lama berada di tempat ini, semakin ia merasa sesak nafas. Perempuan itu segera bergerak menuju lemari besar di sudut ruangan yang pintunya sedikit berbeda dari lemari pertama, lebih tebal, dengan engsel dari besi, bukan kayu. Jenis yang biasa digunakan untuk menyimpan dokumen. Tangannya baru menyentuh gagang pintu lemari itu ketika mendengar suara langkah kaki.
10734 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kaki lemari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status