MADU HITAM
Alena hanya berjalan menyusuri pesisir pantai, sesekali melempar batu-batu kecil dan menendang pasir, melampiaskan rasa kesal dan marahnya pada sang suami.
Di tengah lamunannya, tak sengaja kaki seseorang terinjak olehnya. Jantung Alena berdebar kencang, gugup dan ketakutan. Perlahan, ia membalikkan badan sambil menutupi wajahnya dengan telapak tangan. "Apa kau baik-baik saja?" tanya suara di depannya, melambaikan tangan. Mendengar seseorang berbahasa Indonesia, Alena langsung menyingkirkan telapak tangannya. "Andre!" serunya lantang. "A-alena? Ternyata kamu," jawab Andre gelagapan.
Bab Populer