Bara Dendam Sang Prabu Boko
Nyi Rumbangwangi, dengan suara bergetar dan mata tuanya berkaca-kaca haru, berkata, "Dan… dan seorang putri, Gusti! Astaga, sebuah anugerah tak terkira! Puji syukur, dua kali puji syukur kita haturkan… kembar dhampit, Gusti Rakai… Sepasang putra dan putri, lahir selamat di Malam Siwaratri yang sakral ini!"
Keajaiban itu sungguh tak terduga. Sepasang putra dan putri, kembar dhampit, terlahir dengan selamat di bawah restu kegelapan malam, di tengah peperangan yang berkecamuk. Mereka terlahir seolah menjadi penawar paling mujarab atas segala kebencian dan permusuhan yang berkecamuk di luar sana, seolah menjadi penanda harapan baru yang mengikat dua dunia, dua keluarga yang kini saling bermusuha
Hot Chapters