Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kaya Itu Takdir

Kaya Itu Takdir

Andrew dan Donie mengangguk bersamaan, "oke!" "kita jalankan restoran itu bersama-sama, dan kita harus membuka cabang restoran laiinya diseluruh wilayah jika kita berhasil nanti" Kata Nathan menasehati, "tidak masalah" jawab Andrew Setelah mandi mereka bergegas menuju kantin universitas untuk sarapan, Kantin disini termasuk kantin indoor termewah dan terluas di seluruh wilayah. karena itu kantin ini bahkan menyajikan telur kaviar sebagai hidangannya.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 880 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Karena itu dia tahu sedikit beberapa jenis kopi. Nyimas tersenyum ketika berjalan mendekati warung kopi. Jantungnya sedikit berdegup. Pintu warung Pak Rawa juga sedikit berubah. Sekarang menggunakan pintu kaca. Dengan kanan kirinya jendela kaca yang besar. Sedikit mengikuti alur cafe yang sering ia temui disekitar kampus. Didepan pintu, tangannya menempel untuk membuka. Dari sana dia melihat Hasta yang sedang terduduk dengan raut wajah serius mendengarkan. Menatap seorang pria di seberangnya. Membelakangi Nyimas. Dia tak bisa melihat siapa. Tapi seperti itu Arka. Punggungya sedikit bungkuk dengan bahu yang kecil.
9.82.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
KITA & MASA LALU

KITA & MASA LALU

Hingga tanpa terasa, kafe super bersih beraroma segar lemon itu mulai disesaki para muda-mudi yang menggilai komik. Jam memesan makanan dan minuman pun dibuka ketika semua pekerja paruh waktu Rimbu sudah siap di posisinya masing-masing. Dan seperti biasa, pengunjung bernama Theo yang selalu duduk di kursi nomor tiga puluh tiga di lantai dua, hanya mau pesanannnya diantar oleh Rimbu. "Ini yang seri keenam belom keluar?" Theo menunjukkan sebuah komik bersampul menyeramkan pada Rimbu yang baru saja datang mengantarkan makanannya.
9.83.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
Side Story of Erhan

Side Story of Erhan

Nadira mengedikkan bahu. Erhan tampak mengangguk-angguk mengerti. Kedekatan Nadira dengan kakak iparnya itu memang tidak bisa diragukan lagi. Erhan menegakkan tubuh, begerak setengah langkah dan berdiri di hadapan Nadira. "Temen aku punya cafe," ucap pria itu kemudian. "Nama cafenya Our Heaven. Kamu tahu?" Nadira menggeleng. "Dia mengusung tema private library. Disana ada rak-rak yang berisi buku fiksi dan non fiksi. Dia menamai cafenya Our Heaven karena ingin setiap pelanggannya yang gemar membaca merasa cafe itu seperti surganya pribadi. Buku-bukunya juga bisa disewa. Ada semacam kartu keanggotaan yang dibuat untuk para konsumennya. Ada area indoor, outdoor dan rooftop." Tutur pria itu men
9.825.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 775 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Cocoa Cafe, Korean Food. 11.30 AM Melissa mendorong kursi roda milik Erlangga memasuki kafe. Melissa mengamati seluruh interior kafe dengan wajah berdecak kagum. Erlangga mendongakkan kepalanya sedikit menatap Melissa, dia tersenyum mengejek melihat decak kagum di wajah gadis itu. “Aku tidak tahu di Seoul ada tempat seperti ini,” ucap Melissa.
918.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
Teman tapi Menikah

Teman tapi Menikah

Caraka menjadi yang pertama yang menyapa Dante. “Hai, Car. Hai, Nay.” Pria itu kemudian menarik bar stool di samping Kanaya, mengulas senyuman tipis ke arah mereka. “Hai, Te. Tumbenan banget udah keluar kantor,” sapa Kanaya dengan santai. “Penting banget nih, sampai-sampai lo pengen banget ketemu sama gue.” Dante tersenyum tipis. “Car, gue mau cappuccino, dong. Kayak biasanya, ya.”
8.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
Suami yang Terhina Menjadi Kaya Raya

Suami yang Terhina Menjadi Kaya Raya

Kanaya langsung mengajak nya berjalan tanpa memberi kesempatan Hendra berbicara. “Ada apa dengan dia? Tumben sekali,” batin Hendra. Saat keduanya masuk ke dalam cafe itu, suasana terlihat romantis, elegan dengan interior cafe bergaya klasik. Kanaya menuntun Hendra berjalan ke salah satu meja, yang sudah ia pesan. “Duduk lah,” ucap Kanaya. Kanaya melambaikan tangannya ke salah satu pelayan. Hingga pelayan itu menghampiri keduanya. Pelayan itu begitu terkejut, begitu melihat siapa yang ada di meja itu.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

AMALIA, Kesetiaanku Diragukan

kata Wafa sambil meletakkan kotak makan dan tumbler di meja. “Yang ini sandwich sama kopi kamu, Ya.” “Terima kasih, Nun.” Satria menata meja agar suster bisa meletakkan semangkuk sop dan bubur. Begitu ditinggalkan, Kanaya mengangkat tangan kanan, sedikit kesal saat jemarinya bergetar waktu memegang sendok. “Sabar,” kata Satria sambil menuang segelas air minum. “Aku pengin banget ketemu Saka,” ucap Kanaya cepat.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Suami Dinginku

Mengejar Cinta Suami Dinginku

Zayn tersenyum. Qiana tak bisa berkata-kata lagi. Kepalanya pun ia tenggelamkan lagi di pelukan Zayn. Setelah cukup tenang, Qiana kembali fokus ke cafenya. Saat masuk ke dalam cafe pun Qiana juga takjub karena sudah didesain sedemikian rupa. Tak hanya ada gambar karakter anime, bahkan ada beberapa miniatur di atas meja dan juga semacam manekin yang bisa digunakan untuk berfoto.
1068.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai kanaya cafe
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
KKK
jln cerita buku ni bagus sebenarnya. sesuai dgn tajuk "mengejar cinta suami dinginku" cuma pembaca2 perlukan byk bersabar bila baca betapa teruknya layanan Zayn pd qiana sbb sakit yg qiana rasakn pembaca pun blh rasa. aku tak sbr nk baca part seterusnya iaitu qiana menyerah utk mendptkan cinta Zayn
Baca Semua Ulasan
Misteri Bedak Wa*dah di Mobil Suamiku

Misteri Bedak Wa*dah di Mobil Suamiku

Wajah ayu Kanaya muncul diambang pintu, rasa terkejutnya tak mampu dia sembunyikan setelah melihatku disini. "Mas, duduk, aku buatin kopi ya." "Iya dek makasih, Dimas mana?" "Masih tidur mas, bentar ya." Kanaya membawa dua cankir kopi hitam dan dia letakkan dimeja bulat yang ada didepanku. "Kemaren pas di mall aku lihat dari kejauhan Mila dan pak Herman memasuki bioskop, aku ingin ambil foto mereka, namun gak jelas."
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 749 kali sebagai kanaya cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status