Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istriku, Aku Benar-Benar Menyesal

Istriku, Aku Benar-Benar Menyesal

"Apa yang kau tahu, Man? Apa kau terlibat dalam semua ini?" Arman mengangkat bahunya, berpura-pura tak peduli. "Terlibat? Aku hanya seorang pengamat. Tapi kau tahu, ada banyak hal yang bisa terjadi ketika seseorang punya niat dan sedikit bantuan."
8.734.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as karya armijn pane
Read
+Library
Kelakuan Papa Mertua

Kelakuan Papa Mertua

Mungkin imbas sengketa antara dirinya dan Tyo, seperti yang Riana ceritakan kemarin. “Sebenarnya jagungnya waktu itu sudah akan panen, tapi jadi sia-sia begitu, cabe pun gagal panen. Dan di sana sebenarnya dulu saya sudah menyemai benih melon, Nak Vivi,” lanjut Arman. “Kenapa waktu itu enggak dipanen saja, Pak? Sayang ya,” komen Vivi. Arman tertawa. “Mana berani saya, Nak. Orang kecil, orang desa seperti saya … takut kalau udah ada sangkut paut dengan polisi.”
1018.2K viewsCompletedAdded to Library 456 Times as karya armijn pane
Read
+Library
Sebelum Aku Pergi

Sebelum Aku Pergi

Ayam panggang bumbu madu, tumis sayur sederhana, dan seporsi kecil puding mangga kesukaan Glen. Dengan tangan yang sedikit gemetar, Aruna berdiri di depan gedung kantor Armand Corporation. Tinggi dan menjulang, gedung itu tampak dingin dan tak bersahabat—tak jauh berbeda dengan sosok pemiliknya. Tapi ia sudah bulatkan tekad. Mungkin, jika Glen tahu bahwa ia peduli, semuanya akan perlahan berubah. Ia masuk dengan ragu, menyapa resepsionis dengan senyum sopan.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as karya armijn pane
Read
+Library
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

Di belakangnya berdiri beberapa pengawal dengan aura terlatih. “Pelayan Bram!” Celine berseru lega. Bram Kurnia, kepala pelayan kepercayaan Arman. Puluhan tahun ia mengabdi, dan satu kata darinya sering kali lebih menakutkan daripada ancaman langsung. “Pelayan Bram, bunuh dia!” teriak Julian sambil berdiri terhuyung, wajahnya penuh darah dan kebencian.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as karya armijn pane
Read
+Library
LORO

LORO

Tentunya disertai dorongan dan pendampingan dari orang-orang di sekitar Arimbi. "Satu lagi," ucap Sabio merogoh kantong jas putih yang ia pakai. "Jasmine, kayu manis dan teh. Apa ini parfum yang sering nyonya Arum gunakan?" tanya Sabio meletakkan sekotak parfum yang masih tersegel, di atas meja.
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as karya armijn pane
Read
+Library
Terpaksa Menikah Muda

Terpaksa Menikah Muda

“Tuan, apa Anda mengenal ciri-ciri dari pria yang disebutkan Nona Nida?” “Itu Arman, dia adalah supir keluarga Panji, ” sahut Aron datar. Bagaimana tidak kenal, pria itu sudah bekerja lama dengan keluarga Panji, dulu ketika ia di sekolah dasar yang sama bersama sang sepupu, Aron sering ikut nebeng karena tak mau menunggu jemputannya gara-gara telat satu menit.
1072.7K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as karya armijn pane
Read
+Library
Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Gairah Cinta CEO dan Peramalnya

Suaranya berat dan berwibawa. “Siapa Anda?” tanya Reza waspada. Pria itu mengeluarkan sebuah kartu nama dan mendorongnya ke arah mereka. Di kartu itu tertulis: Arman Wijaya, Investigative Journalist. “Aku wartawan independen yang sudah lama mengumpulkan bukti tentang Bram Kusuma dan jaringan bisnis kotornya,” jelas Arman. “Aku kenal baik dengan kasus ayahmu, Reza. Aku tahu ayahmu dijebak. Aku juga tahu Bram sudah kembali ke Indonesia dengan identitas baru.”
102.2K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as karya armijn pane
Read
+Library
DENDAM SANG PANGLIMA

DENDAM SANG PANGLIMA

Paul menghampiri Irene yang tengah tersenyum dan menyodorkan kedua tangannya. Irene sumringah. Akhirnya anak itu mau untuk mendekatinya. Irene pun seketika memeluk dan mencium pipi anak itu. "Kamu baru bertemu sama tente ya sekarang? Inilah Tantemu nak," ucap Irene, seraya mengelus-elus rambutnya. Paul menoleh ke arah Adam. Ia begitu malu kepada Irene. "Ayah." Adam tersenyum. Lalu berkata, "tidak apa Paul. Kamu tidak usah malu sama tante Irene."
1042.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as karya armijn pane
Read
+Library
Pengacara Itu Mantan Suamiku

Pengacara Itu Mantan Suamiku

“Pak, ini bukan apa-apa.” “Belum,” sahut Arman santai. “Tapi arahannya jelas.” Aku tertawa kecil. “Pak, observasinya terlalu jauh.” Arman mengangkat alis. “Saya ini penyidik. Detail kecil aja bisa saya baca, apalagi yang begini.” Reva menyilangkan tangan. “Kami kerja, itu aja.” “Iya,” kata Arman pelan, menahan senyum. “Kerja… sambil saling jagain.”
106.6K viewsOngoingAdded to Library 145 Times as karya armijn pane
Read
+Library
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

“Tumben, rapi amat Bang!” Arman memakai setelan eksekutif, sebuah kemeja berwarna putih dilengkapi dengan jas berwarna hitam dengan dasi berwarna garis-garis hitam linear. Celana suede berwarna hitam mengkilat dan sepatu pantofel melengkapi penampilannya hari itu. “Meeting, Neng! Abang sekarang keterima kerja di perusahaan Garmen.” Arman menjawab pertanyaan adiknya dengan jujur. Memang mereka terlahir hidup apa adanya dan terbiasa berbicara terus terang.
1042.2K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as karya armijn pane
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status