Orang ketiga.
Tapi bagi Kiara, semua itu kini hanya simbol dari kebohongan yang disembunyikan di balik keindahan.
“Kenapa kamar Nyonya, Non?” tanya Bik Lena hati-hati.
Kiara tak menjawab. Ia melangkah ke arah pintu kecil di sisi ruangan, pintu yang selama ini tak pernah dibiarkan terbuka. Tangannya bergetar saat memutar gagang dan begitu daun pintu terbuka, matanya terbelalak.
Di hadapannya, berdiri lemari besar dengan pintu kaca, menampilkan deretan tas, sepatu, dan sandal dari berbagai merek ternama. Semuanya tersusun rapi, beberapa bahkan masih berlabel harga.
Bab Populer