Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

kata Butet, saat itu kami lagi makan bersama dengan menu masakan kami yaitu lontong Medan. "Pepatah apa itu, Butet?" tanyaku kemudian. "Buah itu tidak jauh jatuhnya dari pohon, kecuali dilarikan kalong," kata Butet. "Artinya?" "Kalau Ayahnya guru ngaji minimal anaknya juga guru ngaji, ayahnya petani sawit anaknya juga petani sawit, abang ini Ayahnya kepala desa, petani sawit, peternak sapi, eh, tiba anaknya juragan lontong, berarti Abang ini yang dilarikan kalong, ha-ha-ha," Butet malah tertawa ngakak dengan candaannya sendiri. Istriku juga ikut tertawa. Akan tetapi aku justru merasa tersinggung.
1080.0K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Ia menggertakkan gigi dalam kemarahan karena mampu dibikin mundur hanya dengan satu pertemuan tenaga dalam. Pada saat itu terdengar suara lonceng dan muka Shi cepat membaik. Dia melihat di kejauhan datang seorang biksu berjubah hitam. “Lonceng Surga, bekuk dia!” Kakek gundul itu tidak menjawab melainkan langsung menghujani Long Wei dengan senjata rahasianya berupa dupa-dupa yang sudah diberi racun.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Kata Cakra. "Anjing! Setan! ng*nt*t! ********! Dasar perempuan lacur! ********! ********! ********! ********! ********! Harusnya aku yang menciumnya, bukan dia! Arrrrggghhhh! Dasar wanita jalang!" Kartika terus mengeluarkan kata-kata kotor dari mulutnya untuk melampiaskan kemarahannya bagaikan netizen toxic yang ada di Facebook. Maaf harus ku sensor, belilah versi DLC untuk mengetahui apa yang ada di balik sensor tersebut. "Dia benar-benar kesal, kurasa aku tidak boleh menganggunya dulu." Pikir Cakra canggung.
915.9K viewsOn holdAdded to Library 349 Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
Legenda Raja Pendekar

Legenda Raja Pendekar

Jiu Long dan Mayleen saling pandang. Sekilas Jiu Long teringat percakapannya dengan Mayleen beberapa waktu lalu. Waktu itu Mayleen menjelaskan kehebatan jurus andalan perguruannya, Likhna Hai Chandse Hokar (Aku akan menulisnya di rembulan). Jurus ini memerlukan pengerahan tenaga dalam tinggi, untuk mengolah benda di sekitar tubuh kemudian melontarkannya ke arah lawan. Bisa saja debu, daun-daunan, bebatuan, ranting dan pokok kayu Itu sebab dinamai "menulisnya di rembulan".
1043.9K viewsCompletedAdded to Library 965 Times as kata bijak cak lontong
Show Reviews (28)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Jika teman2 semua suka sama cerita ini mohon di bantu promonya ke teman2nya / di medsos. Biar cerita ini bisa sampai tamat. Jika tidak, mgkn cerita ini akan diselesaikan sebelum waktunya. dan akan dilanjutkan season 2 di lain waktu. Saya akan coba cerita baru dg judul PUTRA SAMUDRA
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Read All Reviews
Mutiara Sang Rahwana

Mutiara Sang Rahwana

Aromanya menggugah selera. “A ... apa ini?” gesit tangan Tiara merenggut rantang dari tangan Bima. Gengsi, tetapi penasaran. “Kalio jengkol khas Sumatera Barat. Namanya Kalio Jariang. Dulu pernah dibuatkan pelanggan jengkolku, tetapi resepnya aku modifikasi lagi. Cobalah, pasti kamu suka. Bahannya dari racikan kaya bumbu. Aku padukan dengan santan yang gurih. Jengkolnya kualitas bagus, sudah direndam dulu dalam air rebusan kopi. Jadi enggak usah khawatir dengan bau mulut dan asam lambung. Aman. Dimakan dengan nasi hangat pasti terasa nikmat. Seperti nikmatnya aku bersanding dengan kamu.”
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 373 Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Bi Sumi mengulurkan sebuah gulungan naskah lontar yang diikat pita kain kuning. "Ini adalah Sloka Dwija Raksa, sebuah gulungan doa perlindungan. Beliau meminta Putri membacanya dua kali sehari, saat fajar dan senja, supaya Putri mendapat perlindungan para dewa." Isvara hanya memutar bola matanya, mendengus pelan. Perhatiannya lantas teralih pada dua benda lain di nampan Ratih. "Apa itu?" "Ini adalah Gelang Kaukah Hitam, perhiasan perlindungan untuk menolak energi negatif, Putri." Ratih menjelaskan dengan antusias. "Dan yang ini adalah permen asam jahe.”
1014.2K viewsCompletedAdded to Library 425 Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
Pendekar Semprul

Pendekar Semprul

Bukit yang kemarin kosong kini telah disulap menjadi markas buatan dari jerami dan lumpur, lengkap dengan perangkap jebakan: tali gantung, bambu runcing, dan jebakan kotoran kerbau fermentasi. “Siapa yang bisa menyerbu tanpa kena satu pun jebakan... akan mendapat hadiah khusus dariku,” ucap Jaka dengan senyum licik. “Hadiah apa, Kang?” “Sebatang rokok kawung... dan pelukan dari Gayatri.” “APA?!” Gayatri tersedak di pendapa. Ki Demang tertawa ngakak sambil hampir menjatuhkan cangkir kopinya. ---
1.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

"Jerangkong- jerangkong ini sepertinya tidak membusuk lebih dulu. Ada sesuatu yang membuat mereka bisa langsung jadi tulang belulang seperti ini!" Di atas atap rumah lonceng kakek bernama Pateleng tertawa mengekeh. "Aku Pateleng seumur hidup tak pernah berdusta! Siapa saja yang sanggup berdiri selama tiga kali putaran di atas Lonceng Kematian akan menerima hadiah sebuah kitab berisi ilmu kesaktian yang sanggup membuat seseorang memanggil dan memelihara tujuh macam Jin. Inilah kitabnya!" Dari balik capingnya kakek teleng itu lalu keluarkan sebuah kitab terbuat dari daun yang sangat liat.
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 950 Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

Laskar Dewa Sitija(Sang Yadawa Terakhir)

jawab Yayahgriwa sambil Tersenyum. "Iya…?,Nonton Film Apa…? "Tanya Kapten Catur Heran. "Anu Pak,Itu Jaka Sembung,Si Pitung, Si Ji'ih,Babad Tanah Leluhur...,He…he…he…!"Kata Anchakagra sambil Cengengesan.Membuat Kapten Catur berkacak pinggang tersenyum melihat ulah anak buahnya. "Lho Masak Bawa Golok Jagoannya, Ningsewu itu Bawa Kujang...,Yang diBabad Tanah Leluhur? Itu Senjatanya Orang Jawa barat"Tanya Maudara.
7.5K viewsOngoingAdded to Library 246 Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
Kecantol Cinta Janda

Kecantol Cinta Janda

“Tenda kecil cukup. Halaman muat dua puluh kursi.” “Catering sederhana aja,” tambah Mama Kiwi. “Nasi kuning, lauk rumahan. Nggak usah gaya hotel.” Kiwi berbisik ke Melon, “Lihat kan? Mereka lebih heboh dari kita.” Melon tertawa pelan. “Aku suka yang begini. Nggak ribet.” Jeruk lari ke tengah ruang tamu. “Aku tugas apa?”
10831 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as kata bijak cak lontong
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status