Lelaki Kedua
Menyusup sanubari, menghadirkan perasaan lega luar biasa.
Tanpa sadar selarik senyuman menghias sudut bibir. Eh, bukan senyum, tapi tawa lebar dengan mata berbinar.
Tuh kan, Yat, langsung dijawab doa-doa lo. Padahal lo aja telah lalai. Gimana kalau lo juga memprioritaskan-Nya.
Dia memang Maha Baik.
Dengan senyum terkulum dua jempol tanganku bergerak lincah di layar.
ตอนยอดนิยม