Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

“Jangan menilai sesuatu saat sedang marah. Tenangkan dulu, diri kamu!” Khair menarik nafas panjang. Do you ever feel like a plastic bag Drifting through the wind Wanting to start again? Do you ever feel, feel so paper thin Like a house of cards One blow from caving in? Do you ever feel already buried deep Six feet under? Scream, but no one seems to hear a thing (Pernahkah kau merasa seperti kantung plastik Yang terombang-ombing oleh angin Dan ingin memulai lagi?
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 326 kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Eneng Susanti
Hai, saya ucapkan terima kasih kepada siapa saja yang sudah berkenan mampir ke laman ini. semoga berkenan membaca dan mereview cerita Khair dan Khaira. Jika suka, semoga berkenan untuk vote dan merekomendasikan cerita ini kepada yang lainnya. sekali lagi, terima kasih ...
Gideon Budiyanto
Romance religi yang dituliskan dengan sangat apik. Pesannya juga dalem banget. Mantap. Kisah Khair dan Khaira mampu untuk menjadi sebuah novel religi yang sangat berkualitas. Maju terusss. Udah di masukin ke daftar pustaka biar bisa selalu ngikutin kisahnya...
Baca Semua Ulasan
PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

PERNIKAHAN DI BAWAH SOROTAN

Kata-kata kotor yang keluar dari mulut Samudera justru bertindak sebagai zat perangsang paling mematikan yang membakar seluruh isi kepalanya. "Kenapa? Kamu malu, hm? Nyonya CEO yang kaku ternyata kalau di ranjang bisa se-desperate ini di bawah suaminya?" Samudera tertawa rendah, sebuah tawa maskulin yang terdengar sangat gelap dan mendominasi. Ia mempercepat tempo sentakannya, beralih dari pelan dan dalam menjadi hantaman-hantaman cepat yang bertubi-tubi. "Lihat aku, Sera! Buka mata kamu dan lihat siapa yang lagi hancurin kamu sekarang!"
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Jodoh Takdir yang Ditolak Membawa Pewaris Alpha

Gelombang itu menghantam bagian luar. Dan berhenti. Tidak meledak. Tidak memantul dengan keras, tapi terurai. Energi musuh menipis, benang-benang mengendur, pola-pola kehilangan koherensi hingga akhirnya larut menjadi statis yang tidak berbahaya yang tenggelam ke dalam tanah seperti kabut. Keheningan yang mengejutkan menyusul. Seseorang di belakang kami mengumpat. Lembut. Penuh hormat.
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

“Fuck mencintaimu dalam diam. Aku ingin mencintaimu dengan ugal-ugalan.” —Tanpa Nama _________________________________ Sembari memejam, Jameka mengeluarkan karbon dioksida melalui hidung dan mulut. Kelegaan memang terasa, tetapi ia sadar tidak akan bertahan lama. Masih ada yang harus ia hadapi dan hasilnya belum tentu melegakan juga. Apalagi dilihat dari konteksnya. Jameka yakin “kelegaan” hanya diprediksi satu persen saja. Selebihnya ....
706 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
Semoga Cinta Kita Tetap Suci dan Tenang

Semoga Cinta Kita Tetap Suci dan Tenang

] [Untung Pak Bagas masih punya akal sehat dan mengusirnya! Di seberang samudra, Melani menggigit bibirnya hingga hampir berdarah. “Mereka cuma ikut arus. Nggak satu pun mau cari kebenaran. Mereka cuma ingin melampiaskan emosi,” sahut Denis sambil menyalakan api, membakar suara-surat penuh hujatan itu. Melihat Melani menahan tangis, tanpa sadar dia mengulurkan tangan, mengusap lembut kepalanya.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
Karma : Kubuat Kau Menyesal

Karma : Kubuat Kau Menyesal

"Bintang, Om." Bara tersenyum. "Nama kamu Bintang. Kalau Om, panggil saja Om Bara. Kenapa tadi kamu bisa nyeberang jalan nggak hati-hati? Untung kata dokter kamu nggak apa-apa." Bintang menceritakan pada Bara akan kejadian sebelum dia tertabrak. Dia juga menceritakan jika dirinya sedang pergi berbelanja dengan seseorang yang dipanggil Om dan Tantenya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Calon Papa Mertuaku

Mendadak Dinikahi Calon Papa Mertuaku

Langit biru bersih tanpa awan, seolah ikut merestui momen kebersamaan mereka. “Aku suka saat seperti ini,” ucap Citra lirih, suaranya nyaris tenggelam oleh debur ombak. “Tenang, jauh dari hiruk-pikuk. Rasanya kayak bisa bernapas lebih lega.” Dimas menoleh dan tersenyum. “Andai hidup bisa sesederhana pantai ini. Datang dan pergi seperti ombak. Tapi yang penting, kita tetap berdiri di sini, berdua.”
9.6118.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Awan Tenang, Angin Membawa Cinta

Lalu, ia tersenyum tenang, menatap Maya yang tampak puas di balik kaca. “Kalau kau memang segitu nggak punyanya hati nurani, ya aku malah tenang,” katanya sambil tersenyum. “Aku dengar, kau sering dibully di penjara, ya? Gimana kalau nanti aku ketemu sama napi perempuan yang badannya agak besar itu… kita ngobrol dikit, dan aku titip salam buat kau?” Belum sempat Wulan menyelesaikan kalimatnya, wajah Maya langsung memucat ketakutan.
8.944.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Bu Ema hanya meminta maaf, "Maaf, Susan, pesta penghargaan sudah selesai. Sekarang semua orang tahu kalau Nana adalah murid suamiku. Kalau mengganti muridnya sekarang, bakal sangat memalukan." Betapa pun Susan tidak rela juga tak berguna. Bahkan Bu Ema pun tak mampu meyakinkan Joses untuk menerima murid baru lagi. Bu Ema pulang setelah selesai bicara. Wenny menggandeng tangan Nana, berjalan menghampiri Susan yang tampak putus asa. "Kakak Ipar, terima kasih, Nana bisa punya guru sebaik ini berkat kamu. Aku tidak akan mempermasalahkan kalau kamu telah membeli akun media sosial untuk menyebarkan rumor tentangku sebagai pelakor!"
17.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
Obsesi Sang Miliarder

Obsesi Sang Miliarder

karena pada sore hari suasana di pantai tidak panas. Megan sangat senang melihat pantai, ombak pantai yang tenang membuat Megan merasa tenang melihatnya. Megan duduk di pasir pantai dan memandang ombak pantai sambil tersenyum. "Apakah kamu suka ombak sayang?" Dia bertanya. "Aku suka daddy, ombaknya membuat hati Megan tenang melihatnya," jawab Megan. "Megan melihat ombak itu," kata Rose.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai kata-kata ombak yang tenang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status