SETELAH KAU PERGI
Aksara menatap dalam Abizar.
"Gue bukan pecundang, Ra. Gue hanya tidak bisa hadir di tengah kalian berdua," kata Aizar lirih.
"Gue tidak terbiasa, menutup mata, kalau keberadaan gue, menyakiti kalian." lanjut Abizar. Suaranya terdengar parau.
"Gue biasa sendiri. Dan sepertinya itu lebih baik untuk saat ini."
Aksara membuang nafas berat.