Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Mendadak Menikah Dengan Klien Papa

Walau memiliki sorot mata seindah mata Mutiara dan senyum semanis senyum Mutiara tapi Jillian berbeda dengan Mutiara. Mutiara ingin membantu Kenzo membalas dendam kepada Augusta Maverick, sedangkan Jillian ingin membebaskan Kenzo dari dendamnya agar Kenzo bisa menjalani hidup tanpa beban dan bisa merasakan kebahagiaan yang seutuhnya.
1089.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
Kisah Si Dewa Perang

Kisah Si Dewa Perang

ucap Kenji. "Benar-benar tidak disangka, ternyata ada harta langka seperti mutiara bercahaya di sini," Elena sedikit bersemangat. Karena dia tidak pernah melihat mutiara bercahaya, Elena tidak bisa menahan diri untuk mengambil sebuah mutiara bercahaya yang paling terang. "Mutiara bercahaya ini sangat cantik, aku sangat menyukainya." Elena sangat suka sampai tidak ingin melepasnya.
8.4575.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.4K kali sebagai kata mutiara senja
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Astar Simpu
ceritanya sangat bagus. kesabaran kenji perlu diberi apresiasi. begitu pula dengan elena yang tidak silaudengan godaan laki laki laindan tetapmempertahankan rumah tangganya walau selalu menjadi bahan ejekan dan di bully habis habisan oleh keluarganya..
Baca Semua Ulasan
Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

Menjadi Kekasih Bayaran Pak Dosen Dingin

"Duh, salah ngomong, nih. Bisa ketahuan kalau bohong aku orang nggak punya." "Itu, Pak. Sepupu Fifi suka pakai gelang mutiara. Pastinya mahal, kan?" Senja menarik napas panjang setelah kegugupan melandanya barusan. "Senja." Panggilan Adam membuat Senja menoleh ke samping lalu mengangkat wajahnya. Ia tertegun melihat Adam justru merapat padanya. "Hah, Pak Adam mau apa?" batinnya. Jantungnya mendadak berdegup kencang. Otaknya membeku, lidah pun tiba-tiba kelu walau hanya sekedar mengucap singkat.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)

(bukan) Perempuan Biasa. (buku ketiga)

Namun Vina sadar, bahwa Sharen sesekali meliriknya dan Rajata. "Kemarilah, Bu Sharen. Coba lihat nacre mutiara Akoya ini. Kilaunya sempurna bukan? Luster memang tidak bisa dibohongi. Kualitas mutiara-mutiara saya ini berbicara dengan kilaunya. Ibu bahkan bisa berkaca dalam tiap butir mutiara-mutiara ini bukan?" Rajata menunjuk sebutir mutiara yang kilaunya sangat indah.
1050.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

4 PUSAKA PENAKLUK JAGAT

Ketiganya tampak indah dan berkilau, sehingga membuat terkagum Nenek Kumari yang berdiri di sampingnya. “Mutiara yang sangat indah sekali. Baru pertama kali ini aku melihatnya,” kata Nenek Kumari. “Ini adalah Tiga Mutiara Inti Samudera, mustika milik kerajaan siluman ular kipas,” Datuk Gastiadi memberitahukan kepada para sahabatnya. “Darimana kau mendapatkan benda itu?” Datuk Ancala Raya heran dan mengerutkan dahi.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

ujar Ratu Senja. Dari belakang datang Iblis Jelita dan Ardo Kenconowoto. Iblis Jelita berdiri bersebelahan dengan Ratu Senja. Maka terlihatlah kedua wanita itu seperti dua mutiara yang sangat indah.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Dia memejamkan mata, memasrahkan seluruhnya atas panas gairah yang melumat dada, melumat mulutnya. “Jadi, perlukah aku menjelaskan lebih jauh lagi tentang apa itu senja?” Mardian meletakan sebelah tangan di atas bahu Marni seakan-akan sedang melindunginya. “Itu tidak perlu.” Marni membelai wajah Mardian. “Kalau begitu, sekarang bukan lagi saya. Tapi aku; kau dan aku.” “Apa pun yang kau mau, Sayangku.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
Cinta yang Jatuh Tanpa Gema

Cinta yang Jatuh Tanpa Gema

“Ini adalah anak suamiku yang tercantum dalam buku nikah kami. Anak ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Aryan. Jangan salah paham.” Cincin berlian berkilau di jariku membuat Alya bingung. Dia lalu menyadari apa yang telah kukatakan, wajahnya berubah sangat pucat. “Apa katamu? Kamu sudah menikah?” “Arumi, beraninya kamu! Bagaimana kamu akan menjelaskan ini pada kakakku?!” Melihat dia masih belum paham, senyumku lenyap. “Departemen THT ada di lantai tiga, liftnya di sana, bagaimana kalau kamu coba periksa?”
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
Istri Imutku

Istri Imutku

“Ini hadiah buat kamu karena sudah menghadirkan Varka untukku, kamu sudah berjuang nyawa buat Varka agar lahir. Sebuah kalung tidak akan bisa membayar jasamu, tapi aku ingin kamu menerima hadiah yang aku berikan ini.” “Pakaikan.” Liora memberikan kalung pada Kevin, dengan senang hati Kevin memakaikan kalung silver bermata berlian pada bandulnya di leher Liora. Kalung tersebut sangat pantas di leher Liora yang putih. “Cantik.” puji Liora pada kalung yang sudah terpasang di lehernya. “terima kasih.” katanya kemudian.
9.7217.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

“Kemana perginya hati. Kemana hilangnya rasa. Engkau kan menghilang diri, Sayang, untuk insan yang kau puja. Kutakkan berkecil hati. Kutakkan rasa kecewa. Walaupun perih pilu di hati. Kau kuiring senyum mesra. Ingatlah, kau, duhai Jelita, hati ini untukmu saja. Dhai kasih, sanjungan kalbu, engkau pergi tanpa relaku. Hatiku kau curi kini, kau bawa pergi bersama. Kering kini taman sanubari, tiada lagi senyum indah.”
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai kata mutiara senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status