Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mahligai Abu dan Berlian

Mahligai Abu dan Berlian

“Aku juga mau bilang terima kasih. Buat semua. Terutama buat pelajaran pahit yang bikin kita kuat.” Dia menatap sekeliling. Ratma, Dion, anak-anak, Paman Li, Mbah Nani, Rara. “Keluarga kita nggak sempurna. Tapi sekarang kita tahu, keluarga yang sempurna itu nggak perlu sempurna. Cukup saling mencintai dengan tulus.” Ratma mengusap air matanya. Dion memeluk Rara. Anak-anak berkerumun di kaki orang tua mereka.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
KUPULANGKAN UANG SUAMIKU

KUPULANGKAN UANG SUAMIKU

kata Hadi menatap tajam istrinya. "Anak-anak memang membutuhkan keluarganya. Tetapi bukan keluarga berantakan. Keluarga yang selalu menciptakan luka. Mereka tidak akan tumbuh dengan baik. Tenanglah Aku tidak akan memisahkanmu dengan anak-anak. Mereka tetap anak-anakmu. Walaupun aku tidak tahu apakah kamu berniat atau tidak menafkahi mereka!" kata Ratna berlalu.
940.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
KUHEMPASKAN KELUARGA BENALU

KUHEMPASKAN KELUARGA BENALU

Akan tetapi, sikapnya yang selalu mementingkan keluarganya sendiri membuat cinta ini semakin tergerus. "Ini kan masalah sepele. Masak iya kamu Semarah itu?" ucap Mas Bima dengan santai. "Memang sih." "Benar kan? Sudahlah, masalah sepele tidak usah dibesar-besarkan. Kita hidup rukun seperti biasa. Mas janji akan menasehati Klara dan juga Ibu nanti. Agar mereka berhemat!" Jika memang nasehat itu akan disampaikan kepada Ibu dan adiknya. Kenapa tidak dari dulu? Baru sekarang, saat aku meminta mereka angkat kaki dari rumah ini. Benar-benar tidak bisa dipercaya.
13.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
Dikira Suami Melarat, Ternyata Penerus Hebat

Dikira Suami Melarat, Ternyata Penerus Hebat

Perkataan itu dia benamkan ke dalam otaknya dan akan dia ingat sepanjang waktu. “Keluarga adalah harta terindah. Istri dan juga anak. Itu adalah pemberian besar dari Tuhan yang harus kau syukuri. Entah bagaimana kalian merajut cinta, entah bagaimana proses kalian bertemu, kalian telah ditakdirkan untuk menjadi pasangan sampai mati. Jangan pernah mengkhianati satu sama lain. Jagalah cinta di antara kalian berdua.”
1021.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 693 kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Lulu yang menangis pun membuat orang tidak tega. Rossa menatap Wandy. Wandy baru mengambil tisu untuknya, berkata, "Ingat, tidak peduli kapanpun, keluargalah yang paling penting. Walaupun nantinya kamu keluar dan disakiti orang, tetap keluargalah yang akan membelamu. Orang yang tidak memiliki keluarga adalah anak yatim piatu, bahkan buku juga tidak akan membantumu. Sebaik apapun orang lain, juga tidak boleh menyakiti keluargamu karena orang lain, mengerti?" "Aku mengerti." Bahu Lulu bergoyang, juga tidak berani menangis, benar-benar membuat orang tidak tega melihatnya.
9.361.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
GODAAN HARTA WARISAN

GODAAN HARTA WARISAN

"Bagaimanapun juga itu rumahmu, jangan pernah takut!" "Iya, Mbak. Terima kasih banyak." Sambungan diputuskan setelah saling bercerita dan bercanda ria antara ipar itu. Di benak Yu Mini terselip doa, semoga keluarga kecilnya dijauhkan dari hal-hal yang buruk. Perseteruan, perebutan dan perselisihan antar keluarga. Cukuplah keluarga dari suami yang jahat atas apa yang diterima Yu Mini selama ini. Jangan sampai anak cucunya merasakan betapa getirnya hidup bersama keluarga yang tidak utuh secara moril.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Keluarga

Antara Cinta dan Keluarga

Ternyata, aku tidak bisa bersikap tenang dan berani seperti yang kubayangkan. "Edwin, keluargamu adalah masalah terbesar di sini. Orang tuamu menyerahkan kakakmu pada keluarga pamanmu cuma agar mereka bisa melahirkan kamu. Mereka bahkan menamai kakakmu Lakita. Itu sebenarnya karena mereka mau anak laki-laki, 'kan?" "Aku ini anak tunggal, jadi aku nggak bisa membayangkan gimana rasanya menikah ke dalam keluarga yang sangat mengutamakan anak laki-laki seperti keluargamu."
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
Kesalahan Semalam dengan Dosen Tampanku

Kesalahan Semalam dengan Dosen Tampanku

kata Katya sambil mengelus punggung sang suami dengan lembut. “Apa menurutmu kita batalkan saja undangan pada keluarga ayah?” Miris sekali memang, bukankah keluarga ayah yang dimaksud sang suami juga keluarganya sendiri tapi seolah ada tembok tebal yang membatasi mereka. “Kan undangan sudah diberikan masa dibatalkan lagi pula, bukannya mas ingin menunjukkan kalau-” “Itu tak penting lagi sekarang. Aku yang salah. Seharusnya aku memang tidak melakukan hal kekanak-kanakan seperti ini, keselamatanmu dan anak-anak di atas segalanya.”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
Istri Seksi Sang Casanova

Istri Seksi Sang Casanova

Ia tahu hinaan itu jelas ditujukan padanya. Jantung Mutia seakan ditusuk-tusuk paku. Dadanya terhimpit sesak air mata, yang berusaha dilaluinya dengan mengerjap ke atas ketika diperhatikan Firheith. “Mutia berasal dari keluarga baik-baik, Ma. Walau tidak sekaya kita, bahkan ia seorang guru!” Pembelaan Firheith membuat Mutia dan Gabriel tercengang. Putranya yang egois kini telah kembali berubah baik seperti dulu.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
Ku Balas Hinaan Mertua Dan Iparku Dengan Dolar

Ku Balas Hinaan Mertua Dan Iparku Dengan Dolar

Jelas Kiran panjang lebar. Mendengar penjelasan dari putrinya, Bu Dinar malah ketawa keras karena ia sudah berhasil menggagalkan mereka yang akan ibadah indahnya. “Ibu tidak mau mempunyai cucu dari wanita dekil itu, Ibu hanya mau cucu dari Nak Tantri.” Setelah itu, tiba-tiba saja muncul ide jahat yang terlintas di kepala Karin untuk di lakukan kepada sang menantu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai kata mutiara tentang keluarga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status