Menikahi Tuan Muda Buruk Rupa
Ingin ku katakan ini pada Naqib, tapi seperti biasa, aku tak pernah melakukannya, seluruh kalimat itu hanya tersusun rapi di kepalaku, dan hatiku seolah terus menahannya agar kalimat-kalimat itu tetap berada di sana, agar aku tak menyakiti hatinya dengan apa yang keluar dari mulutku.
"Naqib. Takdir! Aku dan kau ditakdirkan bertemu dan menikah, meski aku tak tahu ke depannya akan bagaimana. Tapi inilah takdir, takdir yang membawa kita untuk bertemu dan mengenal satu sama lain," Akhirnya aku membalas, suaraku mungkin seperti tercekat, dan ku harap aku tak menangis, apalagi sampai mengeluarkan air mata. Aku tak ingin lelaki ini tahu aku menangis, aku tak ingin ia menyadari bahwa aku juga ingin
ตอนยอดนิยม