Tulang wangi
suara ibu gue terdengar tegas.
Gue masih setengah kaget, menjawab terbata-bata, “Ibu… ngagetin Fadil aja, ya Allah.”
Gue tarik napas, mencoba menenangkan diri, “Ini… lagi baca buku, sekalian nulis tugas.”
Reflek, gue membungkuk, meraih buku yang tadi terjatuh.
“Iya, udah malem. Besok aja! Pintu mau ibu kunci,” kata ibu gue tegas.
Hot Chapters