Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Beauty & The Monster

The Beauty & The Monster

tanya Haewon seraya memberikan peralatan memanah milik Nara. “Kita bisa berangkat berdua. Tidak masalah jika Yooshin tak ikut. Ini bukanlah perjalanan jauh dan ini tak berbahaya.” Nara membalas. Ia pun segera melangkahkan kakinya menuju satu kuil yang berada di utara desanya, tempat yang biasa ia dan orang-orang di sana gunakan sewaktu upacara ritual purnama.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as kebun nara
Read
+Library
Ugly woman with Mr handsome (Indonesia)

Ugly woman with Mr handsome (Indonesia)

Saat Arfaan melangkah ingin mendekat, suara Nara tiba-tiba melarang Arfaan yang ingin duduk di sisi sofa yang ibunya tepuk. "Dia tukang kebun di rumah Nara ayah, ibu." Arfaan melotot mendengarnya. "Tukang kebun?" ulang pak Cahyo. "Iya yah, ayah bisa lihat sendirikan rumah Nara itu penuh bunga, sayuran dan buah. Nara tak mungkin sanggup mengurusinya, belum lagi kerja. nah, karena itu Nara mempekerjakan tukang kebun, ya walaupun gajinya tidak besar, dia tetap mau dan kekeh bekerja jadi tukang kebun Nara." akting Nara mengejek ke arah Arfaan.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as kebun nara
Read
+Library
CEO Itu Mantan Ketua Osisku

CEO Itu Mantan Ketua Osisku

ucap Bima pada Nara yang langsung dibalas anggukan. "Satu ... Dua ... Tiga ...." Bima sudah mulai menghitung. Nara berpikir cepat. Kemudian dia segera mempunyai ide yang sedikit jahil. Nara menghampiri pohon yang agak jauh dari tempat Bima berjaga lalu memanjatnya. Pohon itu agak rimbun jadi dia merasa tidak dirinya tidak akan terlihat kecuali Bima menengok ke atas.
3.6K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as kebun nara
Read
+Library
Ibu Bayaran Anak Bos Tampan

Ibu Bayaran Anak Bos Tampan

Aroma khas terik matahari bercampur debu jalan yang menempel di kain langsung menerobos indra penciuman Nara. Biasanya dalam keadaan normal, Nara paling tidak suka dipeluk jika si pemeluk bau keringat atau belum mandi. Namun, pengecualian untuk kali ini. Nara membiarkan pelukan Rian bertahan hingga beberapa saat, sebelum kemudian ia berkata, “Lepas, Yan. Kakak susah napas.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as kebun nara
Read
+Library
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

"Aku dengar kamu suka berkegiatan di luar sekolah, ya? Hobi apa yang kamu sukai?" Alea terkejut karena Nara sangat terbuka dan tidak terkesan memaksakan pembicaraan. "Oh, Tante Nara, sebenarnya saya suka berkebun. Saya senang merawat tanaman di halaman rumah. Tapi... saya juga suka menggambar, sih."
1.7K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as kebun nara
Read
+Library
JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!

Taman kota Nara. “Oke.” Hide mengikuti antusiasme Ayu, dan membawanya mengunjungi taman yang katanya tertua di negara Jepang itu. Tidak terlalu jauh, jadi perjalanan itu hanya singkat. Sekali lagi karena musim dingin, kecantikan taman itu tidak bisa dinikmati dengan maksimal. Tidak ada pohon sakura yang mekar, hanya ada pohon meranggas, tapi di taman itu bukan hanya pohon sakura yang bisa dinikmati.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 618 Times as kebun nara
Read
+Library
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Elian adalah matahari, dan Celestine adalah bunga mawar yang mekar di bawah sinarnya. Nara menyentuh saku jubahnya, merasakan tekstur sutra sapu tangan yang ia sembunyikan. Di sana, di balik bayangan rak-rak tinggi, Nara menyadari posisinya dengan sangat jelas. Ia adalah jembatan. Ia adalah penjaga rahasia. Ia adalah pilar yang menopang kebahagiaan orang lain sementara ia sendiri berdiri di dalam bayang-bayang temannya.
9.821.1K viewsCompletedAdded to Library 443 Times as kebun nara
Read
+Library
Sang PENEMBUS Batas

Sang PENEMBUS Batas

Nampak Elang masuk ke dalam mobil Bugatti La Voiture Noire hitam, yang dikendarai sendiri oleh Keina. Setelah Hiroshi berangkat ke kantornya, Keina memang mengajak Elang jalan-jalan ke kebun binatang Tennoji Park. Mobil itu pun meluncur keluar dari gerbang kediaman Keina. Dan tak sampai 1 jam kemudian, mereka sudah tiba di gerbang masuk Ten-Shiba. Kebun binatang ini berdiri pada tahun 1915, dan menjadi rumah bagi lebih dari ribuan satwa dari 230 jenis. Lahan kebun binatang itu luasnya kurang lebih 11 hektar.
9.962.8K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as kebun nara
Read
+Library
Mistpouffer

Mistpouffer

“Aku emang tinggal di sini. Kadang-kadang aku balik ke kota sih kalau Sirius butuh bantuan.” Tanpa Namika sadari, mereka tiba di sebuah lokasi yang terdapat hamparan bunga. Mulut Namika menganga. “Aku baru tau di sini ada tempat kayak gini. Ini ada yang membudidayakan ya?” “Kurang lebih begitu. Tapi di sini bukan milik siapa-siapa, jadi aku sering main ke sini. Aku kadang ketiduran di gazebonya sih,” ujar Aruna.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as kebun nara
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

tanyanya panik. Bima mengeluarkan kertas tua yang diberikan oleh Pak Surya sebelum mereka pergi. Gambar lingkaran dengan simbol-simbol aneh tergores di sana, bersama sebuah kalimat: "Di tempat akar pertama tertanam, di sana perjanjian ditulis." “Tempat akar pertama...” gumam Bima. “Mungkin pohon tua di ujung hutan ini. Kakek sering menyebutnya sebagai tempat asal keluarga kita.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as kebun nara
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status