KAMAR KEDUA
Mirip penyiar prakiraan cuaca yang membosankan.
“Jadi, Bu Sheza, posisi Anda hari ini adalah sebagai ahli waris sah almarhum Prabu Aditya Ramadhan. Untuk keperluan pendampingan hukum, kita akan buatkan surat kuasa khusus. Isinya terbatas: pendampingan persidangan, komunikasi dengan kuasa hukum, dan pengurusan administratif yang terkait.”
Sheza mengangguk pelan. Tangannya masih memegangi pulpen, tapi tak bergerak.