Pendekar Kera Sakti
Karenanya, Tengkorak Terbang tidak heran jika di serambi istana kecil itu sudah berdiri Ratu Pekat didampingi oleh Cempaka Ungu dan seorang lelaki tampan yang menjadi tangan kanan dan pengawal pribadi sang Ratu.
Lelaki tampan itu dikenal dengan nama Abirawa, berjuluk si Mata Elang, karena bentuk matanya yang kecoklatan itu mirip mata burung elang. Sekalipun Mata Elang menjadi pengawal sang Ratu, yang tentunya punya ilmu cukup tinggi, tetapi ketika bertarung melawan Dadung Amuk, ia terdesak mundur dan hampir saja mati dengan aji pamungkas milik Dadung Amuk. Kalau saja Ratu Pekat tidak turun tangan menghadang aji pamungkas Dadung Amuk, mungkin Mata Elang sampai sekarang tak bisa lagi berdiri m
Bab Populer