Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Legenda Pendekar Arya Dewantara

Legenda Pendekar Arya Dewantara

Ia tidak menyangka bila sobekan dari kitab Dhanwantari ditulis dari huruf Sansekerta kuno yang tersusun rapi menjadi beberapa kalimat yang membentuk beberapa paragraf panjang. "Aku tidak bisa membaca tulisan di lembaran kertas ini. Kalimatnya ditulis oleh bahasa sansekerta kuno yang tidak aku pahami," jelas Dewi Kinanti. "Coba berikan kepadaku." Arya Dewantara mengambil kertasnya. Ia mencoba menelisik arti dari kalimat-kalimat tersebut. Sayangnya, semakin ia mencoba untuk memahaminya, ia justru semakin bingung.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Rapi dan terstruktur, tetapi isinya bukan lagi suluk atau puisi. “Lihat ini,” bisik Kirana, menunjuk dengan ujung jarinya yang bersarung. “Ini bukan bahasa Jawa Kuno. Ini seperti kode.” Raka mengerutkan kening. Tulisan itu adalah serangkaian angka yang dicampur dengan simbol-simbol aksara Jawa yang dimodifikasi—seperti huruf yang diputar, atau ditambahi titik-titik aneh. Teks itu berjalan dalam barisan, tidak seperti bait suluk yang berirama.
929 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Perjalanan Waktu Sang Penjelajah Takdir

Suara angin malam membawa bisikan-bisikan gaib yang samar, menciptakan suasana tegang yang semakin tebal. Ki Jagabaya melangkah mendekati meja batu kasar di tengah gua, tempat gulungan kuno tergeletak. Ia mengambil gulungan itu dan membukanya perlahan-lahan, memperlihatkan deretan mantra-mantra kuno yang ditulis dalam aksara Jawa kuno. Tulisan-tulisan tersebut berkilauan redup, seolah memiliki nyawa sendiri.
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

Perjanjian Gaib Untuk Kekayaan

“Astaga, Kek… apa yang kau lakukan di sini?” Di meja, selain sesajen, ada benda-benda lain: keris berkarat, mangkuk tanah liat berisi abu, dan kitab usang bertuliskan aksara Jawa kuno. Tulisan merah di dinding tampak seperti peringatan atau mantra. Tanganku gemetar saat menyentuh kitab itu. Halamannya rapuh, beberapa sobek, tapi aku bisa membaca sedikit terjemahannya:
715 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Mr. Airlangga

Mr. Airlangga

Dia mengambil lempeng batu yang kami ketemukan di candi Sukuh, meneliti tulisan kuno yang terpahat di atasnya, lalu pandangannya beralih ke arah laptop. Aku memanjangkan kepala ke arah laptop, ingin tahu apa yang sedang dia baca. “Kitab Arjunawiwaha?” tanyaku. Aku ingat nama kitab kuno ini ketika berada di bangku sekolah, tetapi sumpah selain hanya nama aku tidak tahu menahu isi kitab kuno tersebut, apalagi melihat salinannya. Dia memalingkan wajahnya ke arahku, “ini adalah kita yang ditulis pada masa Raja Airlangga—”
1010.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Ia ragu sejenak, lalu perlahan membukanya. Kain putih terlipat di dalamnya, dan di bawah kain itu... ada sebuah buku. Ukurannya seperti buku sekolah pada umumnya, kulitnya sudah mengelupas di pinggir, berwarna coklat tua. Di sampul depannya, terukir samar aksara Jawa kuno yang nyaris tak terbaca karena usia. "Apa ini?! Aksara Jawa? Waduh! Aku cukup lemah kalau soal aksara!" Alea mengeluh. Namun tetap lanjut meneliti buku itu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Nagini menatap keatas dimana sebelumnya kitab Nagapala melayang di udara. "Kitab ini sudah ada di tanah saat aku datang. Dan kau dalam keadaan tertidur. Aku pun membuka kitab ini, ternyata tidak ada isinya sama sekali. Kenapa Batara Geni memberikan hadiah macam ini kepadaku? Tapi, waktu aku memegang kitab ini, aku sempat merasakan adanya sesuatu yang kuat di dalamnya. Ternyata tak ada apa-apanya," ujar Gandi sambil memberikan gulungan bambu yang sudah tidak terikat. Nagini yang penasaran segera mengambil gulungan bambu tersebut. Dan saat dia membuka gulungan bambu itu, dia bisa melihat tulisan aksara Jawa kuno dengan kalimat yang sama seperti saat dia melihat pertama kali. Namun di bagian ba
8.962.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Kutukan Di Desa Arunika

Kutukan Di Desa Arunika

“Kalau dia dikutuk, pasti ada alasannya. Mungkin bisa jadi petunjuk buat... ya, ngelamatin aku.” Raka menatapnya sekilas. “Kamu masih bisa bercanda di tengah kutukan. Hebat juga.” “Kalau nggak bercanda, aku nangis.” Raka tak menanggapi, tapi ada senyum tipis di wajahnya. Mereka membuka beberapa lembar manuskrip berbahasa Jawa kuno. Sebagian tulisannya sudah pudar. Rani menunjuk satu halaman yang masih jelas terbaca.
443 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Pendekar Pedang Naga

Pendekar Pedang Naga

“Dengan mata kirinya, Fahma bisa mendeteksi lokasi mustika, pusaka, hingga kitab-kitab kuno peninggalan raja-raja Jawa, termasuk beberapa kitab terpendam yang berisi panduan kanuragan serta jurus hebat lain.” Asoka mengernyitkan dahi, ucapan Raden Kusuma ada benarnya.
9.6263.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai kitab jawa kuno
Tampilkan Ulasan (90)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Baca Semua Ulasan
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Pantas Kaivan betah berada di sini, menganggapnya rumah padahal di dunia manusia banyak rumah kosong siap huni. Laki-laki itu langsung menulis seolah tidak sedang bersama siapa siapa. Jadi, kuputuskan mendekat. Berusaha membaca lebih jelas apa sebenarnya isi hati Kaivan. Tapi gagal paham, kalimat demi kalimat sengaja memakai bahasa Jawa kuno mirip buku-buku di perpustakaan rumah Kakek. Sungguh membagongkan!
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai kitab jawa kuno
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status