Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menikah Dengan Sepupu

Menikah Dengan Sepupu

Satu sachet kopi tanpa gula dia buka dengan digigit kecil sisinya karena kesulitan dan tidak tahu di mana gunting. Selanjutnya Salsa mencari toples gula pasir. Menemukan tidak jauh dekat kompor bersama toples garam dan toples micin. Dia mengambilnya. "Gulanya satu sendok teh cukup buat A Mpi." Salsa yang terdiam bingung sedikit terkejut saat Rani datang memberitahu takaran gula untuk kopi Imam. "Eh, iya." Gadis itu pun buru-buru menyendok gula dalam toples kecil ke gelas.
1011.0K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as kopi dan gula
Read
+Library
Pesona Istri Presdir Posesif

Pesona Istri Presdir Posesif

Anindya menambahkan gula pada kopinya. Ivander penikmat kopi hitam tanpa gula. Tapi, mulai hari ini dirinya menyukai kopi dengan tambahan gula buatan Anindya. Hanya butaan Anindya, bukan orang lain. Setelahnya Ivander tersenyum sambil meneguk sisa kopi dalam cangkir tersebut sebelum beranjak menyusul sang istri.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 134 Times as kopi dan gula
Read
+Library
Terpikat Janda Seksi

Terpikat Janda Seksi

“Makin nggak paham gue, Wil!” “Kopi itu rasa, Ver. Kopi memang tumbuh di bumi sama seperti gula. Tapi yang membuat kopi nikmat bukan cuma takaran. Bukan hanya rasa yang tercipta di atas lidah. Kopi nikmat adalah yang membuat semua indramu bekerja.”
9.9108.0K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as kopi dan gula
Read
+Library
The Larches (Pecundang Hati)

The Larches (Pecundang Hati)

"Bisa, Pak." "Tolong buatin, ya. Kopi sama gulanya cari aja di pantri." Dipta termasuk orang yang sudah kecanduan dengan kopi. Sehari tidak meminum kopi pasti kepalanya terasa pusing seperti orang masuk angin. Jani segera berjalan ke arah pantri mini yang berada di ruangan itu. Ia sudah berhasil menemukan gula dan kopinya. Saat sedang mengambil cangkir, Jani bertanya pada Dipta.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as kopi dan gula
Read
+Library
Menjadi Candu Guruku

Menjadi Candu Guruku

pinta Joana, tanpa dosa. Andreas menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Pasalnya, mereka berdua tidak pernah menyetok gula batu karena memang tidak pernah mengkonsumsi gula tersebut. "Enakan juga pakai gula putih, Yang," tawar Andreas. "Enggak mau! Jo maunya gula batu, titik!" "Iya, Sayang. Tunggu bentar, ya. Aku beli gula dulu di bawah."
1037.1K viewsCompletedAdded to Library 926 Times as kopi dan gula
Read
+Library
Tulang Rusuk

Tulang Rusuk

ujar Mbak Rom sembari mengganti cangkir kopi yang telah kosong dengan kopi panas yang baru dia bawa saat aku hendak kembali ke tepi ranjang. Menarik napas panjang, kuembuskan uap panas dari mulut secara perlahan. Detik berikutnya tatapan kami bersirobok dengan pandangan sendu Mbak Rom. "Penikmat kopi adalah perindu pahit, menambahkan terlalu banyak gula hanya akan membuat kopi kehilangan jati dirinya," lirihku berujar. Mbak Rom memandangiku. Entah ikut merasakan gelombang kesedihanku ataukah dia malah kasihan dengan nasibku.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as kopi dan gula
Read
+Library
Milk and Coffee

Milk and Coffee

Ia kemudian duduk di hadapan Sabrina. “Berkas yang aku susun dua hari terakhir, hilang, hehe,” Sabrina meracau. “Kasur empuk kali ya,” Awang terbelalak. Ia langsung menyeduhkan kopi untuk Sabrina. “Nih diminum!” katanya. Sabrina mengangkat kepalanya. Ia lalu menyeruput kopinya. “Enak,” pujinya. “Itu kopi instan,” balas Awang.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as kopi dan gula
Read
+Library
Istri Sumbangan

Istri Sumbangan

Fathul bisa meraihnya karena dia cukup tinggi. “Terus ini ada gula.” Raihanah mengangkat dua toples. “Mau pakai gula pasir atau gula aren? Nah, kalau yang ini susu bubuk. Bisa ditambahkan ke kopinya kalau antum mau.” Sepertinya ada yang salah. Fathul merasa dia adalah anak kecil yang tidak tahu cara membuat kopi dan letak barang-barang di rumahnya sendiri.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as kopi dan gula
Read
+Library
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki itu biasanya hanya memasukkan sedikit gula saja ke dalam kopinya. "Selamat manikmati kopi manis ini, Tuan Pembohong!" gumam Gianna, menyeringai penuh kemenangan.
104.9K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as kopi dan gula
Read
+Library
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

sahutnya lalu kembali sibuk dengan pekerjaannya. "Kamu tahu takaran kopi untuk Pak Mahesa?" tanyaku. "Buat Pak Boss, Mbak?" Sahutnya. Aku menganggukkan kepala. "Satu sendok te kopi, satu sendok makan gula," jelasnya. "Oke ..." ucapku lalu menakar kopi dan gula untuk calon sugar dady ku. Setelah membuat kopi special aku kembali menuju ruangan Pak Mahesa, sebelum masuk aku kembali membuka satu kancing kemejaku.
9.832.2K viewsCompletedAdded to Library 836 Times as kopi dan gula
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status