Gairah Liar Pembantu Lugu
Aroma kopi yang hangat segera memenuhi ruangan.
"Mas... ini kopinya," ucap Indah dengan lembut, suaranya lembut namun penuh perhatian.
Valdi menoleh dari layar komputernya dan tersenyum melihat Indah. "Oh... halo, makasih ya," katanya sambil menerima cangkir itu. Dia menyesapnya perlahan, merasakan kehangatan kopi di tenggorokannya. Indah berdiri di samping kursinya, kemudian mengalungkan tangannya di bahu Valdi dengan santai, tubuhnya bersandar lebih dekat. Tanpa disengaja, dada Indah yang lembut menyentuh bahu Valdi.
Hot Chapters