Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Benih Yang Kau Tanam

Benih Yang Kau Tanam

Rania keluar dari kos, ia berjalan menuju kos sebelah untuk menitipkan surat itu. Mengetuk pintu, Rania lalu menunggu di kursi depan kamar. Rania cukup sering bermain ke sini, jadi dia bisa dengan mudah masuk. "Rania. Masuk dulu." Seseorang membuka pintu setelah beberapa menit Rania menunggu. "Di sini aja, Mbak," jawab Rania. "Mau berangkat bareng? Ini masih kepagian, Ran," ujar wanita itu.
1022.7K viewsCompletedAdded to Library 772 Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

ucap Made dan seorang sekuriti yang diminta untuk memapah tubuh Erlangga untuk sampai di lantai dua. Baru saja kaki Made melangkah keluar, ia telah membalikkan tubuhnya dan berkata, “Ooh iya Buu.., belanjaan bapak ketinggalan di mobil. Sebentar lagi saya antar ke kamar ini.” “Baik Pak,” singkat jawab Elena dan menutup pintu kamarnya.
9.780.9K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as kuantar kau ke gerbang
Show Reviews (24)
Read
+Library
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Read All Reviews
Di balik Kematian Adikku

Di balik Kematian Adikku

Sambil berjalan ke gerbang, dia bertanya padaku, "baru, ya?" "Iya," jawabku, aku menoleh ke belakang pada Mas Beni, memberi kode untuk bersiap. Bapak itu memutar anak kunci kemudian mendorong keluar pintu gerbangnya agar terbuka. Aku keluar dan mengambil posisi aman agar tidak tertabrak Mas Beni. Benar saja! Braak! Wajahku sampai berkerut mendengar suara yang keras itu. Mas Beni menabrak gerbang besi lalu bablas berlari, aku mengikuti dengan sekuat tenaga. Lari, lari dan lari!
107.6K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
Kulamar Kau Dengan Sedotan

Kulamar Kau Dengan Sedotan

Ia juga melepas sebelah earphone Rena. “Yaa kena…… Astaga nagaa ya Tuhan kagettt,” kata Rena terkejut. Gadis itu memperhatikan pria yang ada di depannya dengan saksama. “Pak Bambang ke Korea oplas?” tanya Rena tiba-tiba. Mendengar itu, satu ruangan pun tertawa terbahak-bahak. “Reeennnaaa... iisshhhh…” Mitha mencubit lengan Rena agak kencang.
1.5K viewsOn holdAdded to Library 49 Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
Aku yang Kau Buang, Kini Tak Bisa Kau Sentuh

Aku yang Kau Buang, Kini Tak Bisa Kau Sentuh

sahut Ello. Satpam itu mengangguk. “Siap, laksanakan, Pak!” Pintu gerbang pun dibuka. Namun, satpam itu kembali berlari ke arah mobil Ello. Dari wajahnya, menyiratkan ada sesuatu yang akan disampaikan. “Kenapa, Pak?” tanya Ello, menyadari ekspresi wajah satpam itu.
1014.0K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
Gaun Pengantin

Gaun Pengantin

Sebelum satu nomor lagi diucapkan , pintu kantor tiba-tiba terbuka , kemudian empat atau lima pria dengan senjata yang tidak kalah muncul di depan Andrew . Salah satu dari mereka berkata : "Apa kalian ingin mencicipi senjataku ini ?" Melihat anggotanya telah datang , jelas sudah terlambat untuk menembaknya . "Ha ha ha ... aku tidak menyangka hal ini bisa terjadi ." "Aku beri kamu kesempatan untuk mengucapkan kata-kata terakhirmu " Kata Andrew berkata dengan dinginnya .
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 292 Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Ketika sampai di salah satu halte terdekat gang rumah, baru aku merogoh ponsel dari tas jinjing yang kubawa. Kucari ‘PT Podoromo’ di daftar pencarian dan segera menghubungi nomor tersebut. Begitu telepon tersambung, segera kukatakan dengan tegas, "Aku butuh bantuanmu!"
1087.7K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Mendengar itu, Xena juga ikut bersikap sok tinggi, menatapku dengan dagu terangkat. “Iya. Banduna itu memangnya sehebat apa sih?” Aku mengangguk, lalu menimpali dengan santai, “Benar. Banduna memang nggak sehebat itu.” “Tapi aku cuma mau ngingetin, tahun depan jangan lupa bawa kartu peserta ujian. Kalau nggak, bisa-bisa kalian harus mengulang setahun lagi.” Setelah itu, tanpa peduli wajah mereka yang memuram, aku menarik Gracella dan pergi.
8.0K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

Nayara tetap tersenyum lembut. Suara langkah kaki terdengar mendekat, itu adalah Alvano yang baru saja memasuki rumah. "Akhirnya Anda pulang juga, Tuan Muda. Cepat bujuk Nyonya, jangan biarkan dia pergi," celoteh Keenan. "Pergi dari rumah." Alvano melangkah menghampiri Nayara dengan satu tangan tersimpan di saku celana sehingga Keenan minggir secara spontan.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Nada bicaranya begitu lembut hingga membuat siapa pun yang mendengarnya merasa iba. Calvin pun tanpa sadar mengiakan permintaannya. ... Keesokan harinya. Valeria duduk di dalam mobil. Dia memalingkan wajahnya dan menatap ke luar jendela. Saat mobil sampai di depan gerbang pemakaman, Calvin dan Tania turun terlebih dahulu. Dengan cepat, Valeria merangkak dari kursi belakang ke kursi pengemudi, lalu mengunci semua pintu mobil.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as kuantar kau ke gerbang
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status