Pangeran Terkutuk
Hal itu tak berlaku bagi Edmund, meski telapaknya sudah penuh goresan akibat benda tajam tersebut juga karena perasaannya yang sedang gegabah penuh kecemasan di level tertinggi, ia justru meremat benda tersebut untuk melindunginya.
Air mata pria itu seketika turun, membentuk aliran kawah seperti sungai di kulit pipinya yang sepucat salju. Meski ada banyak orang yang menyaksikan kesedihan dan kehancurannya, tidak ada satu pun yang berani mendekat—atau sekedar memasuki ruangan pribadi Ed. Karena dalam batas itu terdapat rajutan benang merah melingkar di sekeliling, siapapun tidak bisa melihat keberadaannya tapi sang ibu dapat merasakan kehadirannya.
Benang merah yang membuat putra sulungnya te
인기 회차