Kamu & Aku di Radio Cinta
"Terima kasih banyak, Pak. Terima kasih telah memberikan kesempatan pada saya. Saya akan bekerja sebaik mungkin."
Senja menjelang, sudah sejak setengah jam lalu aku duduk di teras ini, menikmati angin sore menyapu wajahku, sesekali aku melihat anak anak bermain kelereng, meski hanya sebatas suara riuh yang aku dengar dari mereka, ku pastikan betapa bahagia dan seru permainan mereka. Aku menghabiskan masa kecilku bak tuan putri, dilayani, dimanja, jangankan bermain kelereng seperti mereka. Berkomunikasi dengan teman sebaya hanya bisa aku lalukan saat papa dan mama kumpul dengan kolega, itu pun jika diantara mereka ada yang membawa serta anaknya, tak pernah aku melewati masa kecilku sebahagia
Hot Chapters