LORO
Mata bulat nan jernih bak menjangan terluka itu, rasanya menembusi pertahanan Ali yang hatinya terasa sesak dengan suara yang terus terdengar di antara getar dan isak tertahan Bi Lisa.
Meski sedih, Ali tersenyum lebar karena Arimbi balas melambai padanya setelah dibisiki Marko yang tampaknya ingin mendekat. Tapi, Marko yang tau Ali melarang tanpa kata itu tetap bermain dengan Arimbi dan mengajak anak kecil yang terus memperhatikan Ali berbicara via ponsel, bercengkrama. Sampai perhatian Arimbi ahirnya teralihkan dari Ali.
Hot Chapters