Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku, Istri Warisan untuk Sang Konglomerat

Aku, Istri Warisan untuk Sang Konglomerat

jawab Amara. Sepanjang malam kemudian mereka habiskan untuk mulai mendiskusikan usaha laundry yang akhirnya mereka putuskan setelah melalui banyak pertimbangan. Alasan mereka memilih usaha laundry adalah karena usaha ini tidak menuntut skill yang terlalu mumpuni. Ada juga alasan karena banyak wanita karir yang terlalu sibuk untuk hanya sekedar mencuci pakaian sendiri walaupun harga mesin cuci saat ini terbilang cukup terjangkau.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
Pelayan Medis Untuk Pangeran Salju

Pelayan Medis Untuk Pangeran Salju

Ribuan butiran air kecil tertarik keluar dari pori-pori kain secara bersamaan, kemudian melayang di udara membentuk bola air besar, dan jatuh kembali ke tanah. Jubah yang melayang di udara itu kering, bahkan sudah rapi tanpa disetrika. A Ruo melongo dan menangkap jubah yang jatuh itu lalu merabanya. Benar-benar halus. "Luar biasa, Es Batu. Andai kau hidup di masa depan, kita bisa membuka usaha laundry bersama, kering, halus, wangi dalam waktu satu jam, daebaaak, jinja daebaaak!"
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

"Hehehe. Aku sampai lupa ganti baju. Gak papa, nanti bisa dititipkan." "Emang laundry baju kayak gitu ada di dekat sini?" tanya Jamal lagi sambil tangannya terus sibuk mengupas kulit di badan udang. "Hmm? Mas Jamal kok tahu kalau ini perlu laundry khusus?" Juwita malah terheran. "Loh, bukannya kain yang seperti itu memang enggak boleh asal cuci mesin atau kucek, kan? Harus pakai cairan khusus biar enggak mengerut atau melonggar."
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Kaisar Terkuat

Kembalinya Sang Kaisar Terkuat

Tampaknya segala kebutuhan telah disiapkan dengan sempurna. Tak jauh dari kamar mandi, Mizuha melihat sebuah tempat dengan conveyor. Dia menyadari bahwa itu adalah tempat untuk mengantarkan pakaian dan armor yang ingin dicuci, seperti layanan laundry. Dia melihat sebuah panduan teks yang terpampang di atas konveyor, bertuliskan, "Taruh saja armor dan pakaian yang akan dicucikan di atas konveyor dan tekan tombol jalankan."
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
Impian Dan Cinta Di Korea

Impian Dan Cinta Di Korea

Membuat Riska harus menahan kerinduan terhadap rendang yang merupakan makanan khas daerah asalnya. Untuk mencuci, baru kali ini Reyka melakukannya sendiri. Di asrama tempat mereka tinggal terdapat fasilitas laundry. Namun laundry di sini berbeda dengan di Indonesia yang kita tinggal menyerahkan baju kotor, membayar sejumlah uang dan keesokan harinya membawa pakaian yang telah bersih.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
Sketsa Cinta Arina

Sketsa Cinta Arina

Ia menyerahkannya padaku sambil berkata, "Ini bajunya, Tuan Muda. Sudah saya cuci, bersih, wangi, rapi. Boleh dicek. Jangan lupa tipsnya dong." "Wah, cepat sekali. Ibumu buka laundry kah? Makasih, Arin." Aku melihat isi tas itu, bajuku yang sudah bersih lagi dan tercium aroma pewangi pakaian. "Ini sungguhan diberi pewangi satu botol?" "Dua botol malahan. Hahaha," candanya. "Dan sekadar informasi, ibuku nggak buka laundry ya. Ibuku seorang penjahit. Yang jadi tukang cuci itu saya, Pak."
1016.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 451 kali sebagai laundry open munggu
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Teha
sekadar info: standar penguncian bab di GN sekarang dipukul rata 14 koin, bila jumkat dlm bab di bawah 1400 kata, ya. 1000 kata pun ttp byr 14 koin. namun utk novel ini sendiri, koin/bab bs lebih besar dikarenakan jumlah kata yg lebih banyak, jd sebenarnya pembaca mdpt harga lama 1 koin/100 kata.
Dwi Setiawati Puralangga
Sukaaa bangettttt... Alur ceritanya bikin ingat masa2 muda dulu.. ........ Dibawa mengenang ke masa itu, dan selalu saja senyum2 sendiri tiap baca.. .......... Intinya sukaaaaa.. ...️...️...️. Makasih ya Teha.. Bikin mood jadi bagus...
Baca Semua Ulasan
Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Setelah menyeka wajah dan menggosok gigi, ia pergi ke ruang laundry. Sementara menunggu cucian yang digiling di dalam mesin pencuci, Max segera membuat pengumuman bahwa dirinya sudah tidak membuka jasa cuci lagi. Termasuk jasa membuatkan tugas dan semua jasa yang pernah ia tawarkan. Belum juga 5 menit berlalu setelah mengunggah pemberitahuan, seorang lelaki bertubuh gempal mendekati Max. Membawa 2 keranjang.
1020.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 731 kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
MEMBALAS KESOMBONGAN IPARKU

MEMBALAS KESOMBONGAN IPARKU

ucapnya. “Gak usah melebar kemana-mana, Mbak! Bilang saja kalau pelit! Karena kalau pergi ke laundry bisa habis lima puluh ribu ‘kan? Kalau bayar aku cuma lima belas ribu!” ujarku sambil berjalan menuju dapur. Biar aku simpan Mesya di lantai sementara aku mengambil wudhu. Masih terdengar ocehannya dari ruang tengah. Aku bergegas mengambil wudhu dan mengabaikannya.
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 663 kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

kelakar Cahya. "Jadi pengin ngeloudry ke sana. Mahal nggak?" seloroh Arfan. "Kalau mahal, mana mau pada loundry ke sana. Setiap Jumat kita biasanya mengadakan cuci gratis." "Rugi dong, cuci baju kagak dibayar.' "Ya nggak. Itu hanya berlaku mereka yang mencuci 3 kali dalam seminggu dan pendatang baru barulah free."
21.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA

KUSEMBUNYIKAN KEKAYAANKU DARI SUAMI DAN MERTUA

Teringat Maya dan bisnis laundry yang sedang ia rintis, Bu Tony pun segera mencari menantunya itu dan mendapati perempuan itu ternyata sedang ada di belakang rumah, sedang menjemur cucian para pelanggan laundry di sana. Jemuran itu terlihat penuh dan tidak muat lagi sementara di dalam baskom, cucian kotor juga sudah menunggu. Arrgh! Bu Tony menggeram marah. Situasi ini sama sekali tidak ia bayangkan sebelumnya. Ternyata membuka usaha laundry itu tak semudah yang ia pikirkan sebelumnya. Butuh tenaga lebih banyak dan peralatan untuk mempercepat pekerjaan itu, sayang ia saat ini hanya punya Maya dan sebuah mesin cuci yang lama tak dioperasikan.
8.174.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai laundry open munggu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status