Renjana
aku mengambil salah satu, cupcake berbentuk doraemon, sayang sekali untuk dimakan, tapi sepertinya juga enak.
“Jangan dimakan!” kata seseorang saat aku membuka mulut hendak melahap cupcake ditanganku, kamvret, Adit lagi, aku mati kutu, aduh, mau bicara apa nih, mau pergi kemana.
“Itu hanya pajangan, nih,” dia mengambil cupcake doraemon itu dari tanganku, aku tak bisa berkata apa-apa, membeku, kemudian ia menggantinya dengan cupcake baru, doraemon diganti dengan stich.
Sikat na Kabanata