Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gila Karena Penyesalan

Gila Karena Penyesalan

Karena adik kembarku lemah sejak kecil, semua orang selalu memihak padanya. Hari itu badai salju menutup seluruh gunung, helikopter penyelamat hanya menyisakan satu kursi. Aku menggenggam hasil diagnosis kanker stadium akhir di tangan, bersiap untuk menyerahkan kesempatan hidup terakhir itu kepada adik kembarku. Namun, tiba-tiba dia memegangi kepala dan berteriak pusing. Dalam sekejap, seluruh keluargaku langsung mengerubunginya, lalu bersama-sama mendorongnya masuk ke kabin helikopter. Suamiku bahkan menepuk lenganku yang patah dan berkata pelan, “Sevy, kamu tunggu giliran berikutnya.” Putriku pun melempariku bola salju sambil berteriak, “Tante lebih butuh diselamatkan, kamu jangan rebut!”
14.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Hadiah Kelulusan dari Ayah Angkat

Hadiah Kelulusan dari Ayah Angkat

"Kenapa diam saja? Apa harus kuperiksa, biar tahu sendiri jari yang membuatmu nggak bisa tidur semalam itu panjang atau pendek?" "Cicipi rasamu sendiri." Di kantor wakil direktur rumah sakit, dokter pembimbingku sedang berdiri di luar pintu, sementara aku di dalam ditindih ke dinding oleh ayah angkatku, Juna Narendra. Aku mengenakan seragam perawat ketat yang dia buatkan khusus untukku, sangat pendek menyentuh pangkal paha saja. Payudaraku yang montok ukuran 36E tertekan hingga berubah bentuk di balik jas putih itu. Celana safety aku sudah robek paksa oleh tangan besarnya yang panas dan kasar. Jari-jarinya yang panjang bergerak masuk-keluar dan menggesek dengan liar di balik lapisan kain ter
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Petaka Semalam di Kamar Adik Ipar

Petaka Semalam di Kamar Adik Ipar

‘’Mas, jangan!’’ teriakan Valerie terputus dengan bekapan Leo pada mulutnya. Leo seperti tak memiliki hati, bahkan semakin buas melakukan kekejian itu meski Valerie terus memberontak tiada henti. Saat itu, Valerie merasakan harga dirinya sebagai seorang Mahendra lenyap tak bersisa. Perlawanannya selama satu jam telah berakhir sia-sia. Air mata Valerie jatuh berderai— menyadari perih tak tertahankan berasal dari robeknya kehormatan yang susah payah ia jaga. Dan isakan itu sama sekali tak mempengaruhi Leo untuk berhenti dan malah melanjutkannya lagi, lagi dan lagi. Valerie memejamkan mata, berharap bahwa semua yang terjadi hanyalah sebuah mimpi. Tapi sayang, rasa sakit di selangkanga
9.727.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 954 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku

Kembali Ke Masa lalu, Merelakan Suamiku

Setelah cinta pertamanya meninggal, Richard Starling membenciku selama sepuluh tahun. Aku berusaha bersikap baik padanya, namun ia hanya mencibir dingin, “Kalau kau benar-benar ingin menyenangkan hatiku, lebih baik kau mati saja.” Hati ini terasa perih, namun saat truk besar melaju ke arahku, justru dia yang mati berlumuran darah demi menyelamatkanku. Menjelang ajalnya, ia menatapku dalam-dalam dan berkata, “Andai saja... aku tak pernah bertemu denganmu.” Di pemakamannya, ibu mertuaku menangis pilu. “Seharusnya dulu aku merestui Richard dan Michelle, bukan memaksanya menikah denganmu!” Ayah mertuaku memandangku dengan penuh kebencian. “Richard telah menyelamatkanmu tiga kali. Dia orang sebai
9.858.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Katakan Saja Ini Takdir

Katakan Saja Ini Takdir

odipee
"Waah, hadiah di pertemuan pertama dengan satu tamparan, bukankah ini keterlaluan," racau Vee. "Harusnya kau menciumku, atau bagaimana kalau kita di ranjang saja, bukankah kau ahli untuk urusan seperi itu Nona Rose?" Rose tercekat bagai menelan duri, ditatapnya nanar pria di depannya, ada apa ini, bagaimana pun Rose dapat menyaksikan betapa frustasinya seorang Vee Kanesh Bellamy, disamping perkataan ngawurnya, Rose melihat kedalam kelam matanya yang terlihat menyimpan beribu kegelisahan, Rose sangat mengenal Vee, namun perkataan yang baru saja diterimanya sangat menyakitkan. Rose ingin menimpali, namun Vee lebih mendahului. "Aku dengar kau kembali dengan putrimu, aah apakah itu hasi
1019.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
MENJERAT CINTA MISS BILLIONAIRE

MENJERAT CINTA MISS BILLIONAIRE

RahmaDika
"Jawab Yudhi! Kamu jijik padaku?" Jeritnya semakin histeris, pengaruh obat itu benar-benar membuatnya gila untuk mendapatkan sentuhan dari seorang pria. Yudhi kembali memeluk Marrie, menenangkannya agar tidak terus menjerit. Dikecupnya pucuk kepala gadis itu dengan begitu lembut dan penuh kasih sayang. "Lakukanlah Yudh, aku mohon hapuslah," lirihnya kembali di sela-sela isakan tangisnya. Yudhi menelan salivanya kasar, untuk pertama kali dia harus melakukan hal-hal tidak bermoral ini. Yudhi memejamkan matanya, perlahan mendekatkan bibirnya pada bibir gadis kesayangannya. Menyesapnya, merasakan manisnya bibir itu. Marrie duduk dipangkuan Yudhi, mengalungkan tangannya pada leher Yudhi
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Nasi Bungkus untuk Laila

Nasi Bungkus untuk Laila

Alin Fiazna
Laila adalah simbol cinta, perjuangan dan pengorbanan. Bagaimana ia hidup dengan air mata dan penderitaan. Sang bapak pergi untuk selamanya dengan sangat tragis, tewas karena dibakar massa. Ibu dan adik bungsunya pun menyusul, kembali pada Sang Pencipta. Adiknya yang nomor dua, dibawa lari orang jahat. Menyisakan Laila sendiri berjuang mencari jalan hidupnya. Mimpi Laila begitu tinggi. Ia ingin mencari ilmu ke negeri Musa, Mesir. Tapi ibarat meraih bintang di langit. Mustahil! Namun, dengan segenap kekuatan dan uraian air mata, Laila berjuang untuk meraih mimpinya. Walau dalam perjalanannya, ia diuji dengan banyak rintangan, terjebak cinta segitiga dan fitnah. Butuh pengorbanan besar
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Dia Tersesat dalam Arah dan Aku Menarik Cahayanya

Suamiku itu seorang buta arah, bahkan tidak bisa membaca navigasi. Di hari pernikahan pun dia tersesat dan datang terlambat, hingga pernikahan kami harus ditunda tiga hari. Saat hari peringatan pernikahan, dia juga tersesat dan makanan yang sudah kusiapkan di meja pun dingin. Bahkan ketika aku hamil delapan bulan dan terjatuh di kamar mandi sambil meminta tolong, dia memang terdengar panik, tetapi tetap saja tersesat di jalan pulang selama lima tahun. Dia baru sampai setelah aku selesai mengkremasi anak kami di rumah sakit. Aku menjadi murung, dan orang-orang di sekitar mencoba menghiburku. “Otaknya memang bodoh dan tidak bisa mengingat jalan, bukan sengaja datang terlambat. Jangan marah lag
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Kontrak dan Kebebasan

Kontrak dan Kebebasan

Setelah kematian kakakku, aku menandatangani pernikahan kontrak lima tahun dengan suaminya, Alexander Valendra yang adalah seorang mafia. Aku menjadi ibu tiri bagi keponakanku yang berusia lima tahun, Adriel Valendra. Di hari ulang tahunku, aku memakai kalung berlian milik kakakku yang sudah meninggal tanpa tahu apa maknanya. Saat acara makan malam keluarga, Adriel berjalan mendekat sambil membawa segelas anggur merah dan menyiramkannya ke wajahku. Anggur merah itu menetes di pipiku, aromanya yang tajam menusuk mataku dan mengotori gaunku yang putih. Dia menatapku, sorot matanya sedingin dan sekejam ayahnya. "Jangan pikir kamu bisa menggantikan ibuku hanya karena kamu sudah jadi bagian dari
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 288 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Iris Hitam Yang Terbakar

Iris Hitam Yang Terbakar

"Lepaskan pakaianmu. Buka lebar kakimu." "... Apa? Kenapa?" Suara itu memecah keheningan, dan jantungku berdebar kencang. Aku langsung refleks menutupi perutku. Itu adalah ulang tahun pertama pernikahanku dengan Alex, Sang Ketua Mafia Keluarga Riswaga. Aku sedang hamil dan ingin memberinya kejutan. Tetapi sekretarisnya yang bernama Lila, malah menutup mataku dan membawaku ke tempat yang asing ini. "Nyonya, berhentilah bersikap seperti korban. Merayu pria itu memang keahlianmu, bukan?" "Malam ini, di rumah lelang ilegal ini, kau akan menjadi barang terakhir yang dilelang." Rasa dingin menjalar di punggungku, dan suaraku pun bergetar. "Apa kau gila? Aku Nyonya Keluarga Riswaga dan aku sedang m
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai lidah perih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status