Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati Sang Bayangan

Hati Sang Bayangan

Terlihat dari wajah pucatnya seolah Luke sudah lelah tapi terbiasa dengan pemandangan ini. “Hm … selamat pagi semuanya,” sapa Helena ragu-ragu yang sontak membuat tiga pasang kepala langsung menengok ke arahnya. Seketika suara keributan itu berhenti. Itu cara yang cukup efektif untuk menghentikan perdebatan itu. “Oh selamat pagi, Helena,” sapa Luke dengan senyum khasnya dan terlihat Sarah memasang ekspresi terkejutnya saat melihat Helena.
911 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Cahaya Biru

Cahaya Biru

sahutku, sambil memalingkan wajah mencoba menutupi senyum yang terus merekah. Di sampingku, Lala mengerucutkan bibirnya, pura-pura cemburu. "Cie.. ada gue loh, masa iya gue nggak keliatan," godanya, sambil menaikkan satu alisnya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

lanjut Khai. Khai berjalan mendekati barisan tengah, tempat Maorielle sedang sibuk mencoret-coret bukunya. "Jika tidak ada pertanyaan maka kita ke materi Diksi," Khai berhenti tepat di sisi Maorielle, membuat Erina otomatis menahan napas. "Maorielle," panggil Khai rendah. "Dalam Bahasa Indonesia, ada perbedaan besar antara kata melihat, menatap, dan mengintai. Bisa kamu jelaskan perbedaannya?"
895 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Cahaya yang Tertunda

Cahaya yang Tertunda

Sungguh lelucon terbesar. Kenapa dia dulu bisa buta sampai bisa terbuai oleh kata-kata manis seperti ini? Dia menutup telepon, tatapannya dingin seperti embun pagi yang menusuk kulit. Perangkap telah dipasang, kini tinggal menunggu sang mangsa terjebak. Beberapa hari berikutnya, Tama di satu sisi menyuruh anak buahnya mencari Winda dengan gila-gilaan, di sisi lain sesekali memberi Sania kabar bahwa proyek berjalan lancar.
27.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 571 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
SELIR HATI

SELIR HATI

Ada ukiran di beberapa bagian: simbol-simbol yang belum pernah ia lihat. Gita melangkah pelan, matanya terus waspada. Di ujung ruangan, ada sesuatu yang menyerupai pintu batu besar. Permukaannya penuh coretan, tapi di tengahnya terukir jelas sebuah lambang berbentuk mata. Tepat di bawah lambang itu, ada tulisan kecil dalam huruf kuno: "Yang menatap terlalu dalam akan kehilangan dirinya."
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Pamitan "Iya sana istirahat yang cukup. Jangan begadang gak bagus buat kesehatan kamu. Dah abis ini tidur ya" Pesan Rio "Iya Yo iya. Kamu juga istirahat gih" Ucapku "Iya. Good night Yo" Ucapku "Good night too Ify" Ucap Rio disebrang sana dan Rio juga mematikan telephone antara kita berdua. *** Sesuai apa yang dibilang oleh Rio semalem bahwa pagi ini Rio mau menjemputnya, Ify udah siap siap untuk sarapan dan berangkat sekolah. Dan sekarang Ify menuju ke lantai 1 untuk sarapan
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Kau yang Diantaranya

Kau yang Diantaranya

Lagian di manapun pasti makhluk seperti mereka akan ada, jadi kalau bukan kitanya yang semakin kuat bagimana lagi caranya. Mendengar hal itu sebisa mungkin Wira menarik napasnya dalam-dalam kembali, mengontrol kondisinya agar lebih tenang dan seperti yang Aiza bilang tadi mempertanyakan maksud dan tujuan makhluk itu mendekatinya. Makhluk itu bergerak tak wajar, wajahnya tak ingin Wira gambarkan, terlalu menjadi mimpi buruk untuknya. Seperti tanah hangus berwarna hitam yang terbakar, namun ia tiba-tiba tertawa di hadapan Aiza dan Wira. "Maraneh bisa ningali urang uy!" (Kalian bisa lihat saya!)
8.55.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Buta

Sang Pewaris Buta

"Katakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan kepadanya." Laila mengangguk dan segera berlari ke arah Pak Burhan. Pria itu melihat Laila yang berlari ke arahnya akhirnya urung menyalakan kendaraannya. Tak lama kemudian, Jono berjalan pelan seperti orang yang benar-benar tidak bisa melihat seperti biasa, meskipun sebenarnya ia mulai bisa melihat warna hitam putih dan terkadang sedikit warna kekuningan. Ia bisa melihat siluet tubuh pak Burhan dan juga Laila meskipun tanpa wajah, ia sangat bersyukur sekarang.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** Sayup-sayup suara kokok ayam jago disertai azan berkumandang terdengar oleh Yanti. Dia membuka mata perlahan, menengok ke samping. Di mana suaminya semalam tertidur, tetapi wajah lelaki itu tak terlihat.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Kacamata Penakluk

Kacamata Penakluk

Sunyi di sini berbeda dengan kota; ia lebih berat, lebih menekan paru-paru. Aku menyentuh pelipisku tiga kali. Layar hologram biru transparan segera membiaskan cahaya redup di kornea mataku. [SISTEM SEDANG MENGAKSES DATABASE TARGET: SARI] [MENGAMBIL DATA PONSEL... 100% SELESAI] [DAFTAR KONTAK DAN LOG PESAN TERSEDIA]
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai lihatlah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status