Sahabat, Tapi Jatuh Cinta
“Saat kamu marah, kamu ke Fibi lalu marahmu hilang. Pas kamu sedih, kamu ke Fibi lalu kamu senyum lagi. Pas kamu punya kabar baik, kamu ke Fibi dan merayakannya bersama. Pas kamu punya kabar buruk, kamu ke Fibi dan kalian jalan-jalan buat balikin mood kamu. Setiap kabar, kamu selalu bilang ke Fibi. Dalam keadaan apa pun, kamu ke Fibi. Kamu nggak ingat kalau kamu punya aku, tapi kamu selalu ingat kalau kamu punya Fibi.”
Setelah Aliyah menjelaskan panjang lebar, Edwin hanya diam merenung. Diam-diam dia dari tadi mengiyakan setiap ucapan Aliyah. Dia memang selalu mengingat Fibi kapan pun dan di mana pun.
“Ed, kamu jauh lebih sayang Fibi daripada aku.”
“Tapi, aku tetap sayang kamu, Al,” ucap Edw
Sikat na Kabanata