Jiwa Yang Terluka
Melipat kedua tangannya di depan dadanya seraya memutar tubuhnya menghadap Ale, "Jujur sama aku, sebenarnya apa yang sudah Kakak sembunyikan dariku, dan tidak aku ketahui."
"Nggak ada!"
"Baik jika Kakak masih tidak mau jujur sama aku, aku akan cari tahu sendiri apa yang kalian rahasiakan dariku."
"Astaghfirullah," Ale mengusap dadanya. "Lo nethink mulu ke gue El, sekali lagi Gue tekankan! gue tidak ada ketertarikan sama sekali dengan Esta, kecuali dalam konteks pertemanan!"
"Bukan masalah itu, aku tahu ada hal lain yang berusaha kalian tutup-tutupi dariku."