Jangan Siksa Aku, Suamiku
Dia tidak bisa berhenti membayangkan tubuh indah istrinya sendiri.
Briyan yang geram, akhirnya meraih ponsel dari atas meja lalu menghubungi seseorang.
“Iya bro,” sahut seseorang dari seberang sana.
“Lu di mana Lex? Ngopi, yuk?” ajak Briyan.
“Ini sudah larut malam bro, mau ngopi di mana lagi? Kafe sudah pada tutup.”
“Sok lugu lo, Lex. Ngopi di tempat biasa, ya” gerutu Briyan.