Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Allea, Anak yang Dirahasiakan

Allea, Anak yang Dirahasiakan

** Senja menyapa sore ini dengan warna oranye pekat dari jendela kamar Kinan. Menetes air matanya saat ia memandang langit berselimutkan senja oranye yang hangat. "Aku rindu kamu, Mas. Ternyata tidak ada yang sebaik dirimu orang yang sabar dengan segala sifat kerasku. Tidak ada yang setia sepertimu, Mas."
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

"Gak popo, Lif. Lain kali ketemu lagi." "Nggih.." *** Neng Lia Secercah impian kian mengena. Seberkas kesempurnan mulai tercipta Bukan hanya sekedar fatamorgana Namun kegemilangan yang kan jadi nyata Di sini … Di lubuk hati ini Kamu kan tumbuh dengan keindahan tak terperi Membawa kesejukan yang membuat lupa diri Dan kan menepi Jika tak disayangi Kurang dicintai
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Kemilau Senja

Kemilau Senja

sahutku singkat sembari menarik napasku perlahan, pelukan erat ini mampu membuatku sulit bernapas lega. "Seharian tidak bertemu kamu, kenapa hal itu membuat aku rindu sama senyuman kamu ya, Dini," ucapnya lembut, ia membisikkan kata-kata itu tepat di telingaku. Rasanya merinding seluruh tubuhku, seakan seperti mimpi.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Mungkin tidak ada yang spesial dari diriku, wahai ayah dan ibu… Tapi, setiap senyumku adalah rinduku padamu Tatapanku merupakan harapan masa depanku untukmu Tangisku adalah harapan akan kebersamaan Kebersamaan yang akan kita lewati kelak, suatu saat nanti Dimana bahagia menjadi milik keluarga kita Bukan sekedar angan, juga mimpi Andainya itu mimpi, bangunkan aku untuk tetap bahagia Titip rindu untukmu, orang tuaku. Dani mengakhiri lagunya dengan suara seruling lembut ciptaannya yang berjudul Dua Rindu, setelah itu dia mengucapkan salam dan menundukkan badan dalam, hingga terdengar suara tepukan tangan riuh dari penonton.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Antara Fajar dan Senja

Antara Fajar dan Senja

Di tengah perjalanan, Aldi menyetel dan menyanyikan lagu galau. Haruskah kumati karenamu? Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu Haruskah kurelakan hidupku Hanya demi cinta yang mungkin bisa mambunuhku Hentikan denyut nadi jantungku Tanpa kau tahu betapa suci hatiku untuk memilikimu “Cieeeeeee yang galau gara-gara ditolak Sri.” Dian menggoda Aldi. Ia hanya diam seribu bahasa. Dian kemudian berkata lagi.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Tapi dadanya terasa ringan. Saat Rendra pulang, ia menemukan Anggi masih duduk di lantai, menatap kertas. “Kamu melukis lagi,” katanya, hampir berbisik. Anggi mengangguk. “Aku kangen.” Rendra tersenyum. “Aku senang kamu ingat.” Musim kemarau mencapai puncaknya. Panas memaksa semua orang melambat. Rafa sempat mengeluh bosan.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Meniti Ulang di Usia Senja

Meniti Ulang di Usia Senja

Tetapi, wanita itu bukan aku. Aku memegangi dahiku yang terluka, kepalaku berputar, entah mana yang lebih sakit, hatiku atau lukaku. Foto terbaru mereka diambil tahun lalu pada hari ini. Meskipun rambut mereka sudah memutih, mereka tetap tampak seperti pasangan muda yang sedang jatuh cinta. Di belakang foto itu ada catatan tulisan tangan Sandi. Huruf-hurufnya ditulis dengan rapi, sangat jelas bahwa dia menganggap ini hal yang penting.
10.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
SEPERTI YANG KAU MINTA

SEPERTI YANG KAU MINTA

“Mungkin saat itu kau adalah pelangi dan aku adalah seorang bocah kecil yang baru pertama kali mengenal keindahanmu lalu mulai menyenangi warna-warnimu. Aku bermain di bawah keindahanya, lalu terbawa mimpi yang tak kunjung menemui penyembuhnya". __ @JunaJunanda Part 1 TERIMA KASIHKU, LEBIH DULU.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Nyawa pun rela 'kan kulepas Oh, ibu Doamu 'kan menuntun jalanku Cahaya terang dalam gelap langkahku Ke surga di kakimu Oh, menuju surga di kakimu (Oh, ibu) (Oh, ibu) Do'a Ibu by Armada Band Mendengar lagu yang dinyanyikan Asahy untuknya, membuat Riri meneteskan air mata. Ia kemudian kembali memeluk anaknya itu dengan erat. Wanita itu sesenggukan di pelukan Asahy. Asahy pun kembali ikut menangis di pelukan Riri. "Makasih, Sayang. Makasih untuk lagu yang udah kamu nyanyikan untuk Mami. Mami bener-bener terharu dengernya," ucap Riri di sela-sela tangisnya.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Sweet Chaos

Sweet Chaos

“Quin Sena Sena …. Selama ada Quin …. Di mana saja, Sena …. Bagai neraka. Quin Sena Sena …. Selama ada Quin …. Di mana saja, Sena …. Bagai neraka. Quin Sena Sena—.” Tawa Quin menyembur mendengar nyanyian Sena. Lirik yang begitu asal dengan nada lagu Que Sera Sera. “Ya Tuhan,” ujar Quin. Dia duduk dan menatap Sena. Begitu tawanya mereda, dia menangkup wajah Sena dengan salah satu tangannya. Sena yang mendadak mengatupkan bibirnya dengan rapat, terlihat begitu menggemaskan di mata Quin.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai lirik melukis senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status