Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

Sarah mulai cemas, berusaha mendekat. Fajar menatap Sarah, berusaha menyembunyikan kegelisahannya. "Nggak apa-apa, Sayang. Mungkin cuma urusan pekerjaan." Tapi di dalam hatinya, Fajar tahu ini bukan urusan biasa. Kalimat di surat itu membuatnya bergidik. "Kamu pikir aku sudah pergi? Ini baru permulaan. Aku akan selalu ada di antara kalian."
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
Melepas Surga Yang Aku Dambakan

Melepas Surga Yang Aku Dambakan

Ucap Adrian melirik sang istri yang tengah menyiapkan sarapan pagi untuk satu keluarga. "Alhamdulillah, bapak selalu mendoakan kamu agar secepatnya mendapatkan pekerjaan baru Kamu memang laki-laki yang bertanggung jawab Adrian bapak pikir kamu tidak akan pernah bisa menjadi laki-laki yang pekerja keras tapi ternyata kamu memang laki-laki yang berbeda. "Puji ustadz Kafi pada menantunya itu.
67.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

Andai Sinar itu Tak Pernah Ada

"Bukannya kemarin baru dikasih 40 juta?" "Apa? Udah abis buat judi?!" "Topan, kamu ini manusia bukan sih?" Aku duduk di balkon sambil berjemur. Tanganku memegang buku tetapi tidak ada satu kata pun yang masuk ke otak. Suara Rika terdengar dari pengeras suara sambil menangis. "Bu, tolongin ayah." "Orang-orang itu bilang, kalau nggak bayar utang, tangan ayah mau dipotong."
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
Cinta yang Sirna Sebelum Fajar

Cinta yang Sirna Sebelum Fajar

Shasha menarik lengan baju Arya dan bertanya dengan hati-hati, "Hm? Kenapa? Apa dia memakimu?" Arya mengerutkan keningnya. Justru lebih baik kalau dia cuman meninggalkan pesan untuk memakinya. Shasa malah menulis kata-kata yang membuat orang merasa campur aduk, sungguh sangat menjengkelkan. "Dia bilang, semoga kita bahagia," jawab Arya singkat. Shasha mengangguk, lalu tersenyum bahagia. "Kak Shasa benar-benar baik. Mungkin dia ingat ucapan aku waktu itu, jadi sengaja mendoakan kita lagi."
12.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 430 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

tanya Aruna, suaranya mengandung sedikit rasa ingin tahu. Arya tersenyum, pandangannya jauh. "Aku mungkin akan menjadi Arya Dirgantara yang lemah, bekerja di gudang, dan mati dalam kesengsaraan. Kinanti adalah katalis yang diperlukan untuk membangkitkan Naga di dalam diriku." "Jadi, kau berterima kasih padanya?"
10853 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

Dia menyentak kedua bahu Dasya dengan kasar, membuat gadis itu hampir saja terhuyung ke belakang andai saja tidak cepat-cepat berpegangan pada kursi di sampingnya. “Harus kembali kau ingat, Dasya. Kita ini hanya sepasang orang asing yang dipaksa untuk bersatu dalam ikatan yang halal. Hubungan ini, adalah hubungan pembawa sial. Aku tidak sudi menganggapmu istriku. Kau dengar itu?!” Pria itu membuang napas kasar. Mengisi paru-parunya dengan udara yang begitu banyak. Dia menghirup begitu dalam. “Kita hanya sepasang suami istri di atas keras. Camkan itu! Jadi, jangan berharap lebih pada hubungan ini.”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
My Handsome Partner

My Handsome Partner

kata Fajar menahan langkah Senja "Aku meninggalkan Salaar Bayu dalam perayaan, aku sudah bilang akan segera kembali," kata Senja "Bukankah kau bilang akan memberiku kesempatan, maka untuk kali ini saja biarkan dirimu mengenalku dari awal. Aku yakin Bayu bisa menjaga diri dan ia paham kalau kau sedang bersamaku, kau akan aman," jelas Fajar
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
Menikahi Calon Kakak Ipar

Menikahi Calon Kakak Ipar

sanggahnya tersenyum nakal. “Kamu tuh ya, Mas, Baiklah, Aku sangat mencintaimu Mas Panda!” “Aku juga mencintaimu, Sayang!” “Nama kita akan terukir jika aku Fajar menjelang pagi yang menyinari bumi dan kamu mentari yang menyinari hatiku sepanjang hari.” “Aku sangat mencintaimu Mentari Khairunnafiza!” teriak Fajar tersenyum bahagia dan sambil memeluk istrinya. TAMAT
1031.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Pergi

Biarkan Aku Pergi

Dicafe tadi Almira berusaha menahan tangisnya, tetapi setelah sampai di rumah Almira tidak bisa manahan nya, ia ingin sekali pulang ke rumah orangtuanya saat ini juga setelah membuka pesan dari Suaminya. "[Mas tidak suka melihat kamu seperti ini, masa sama anak kecil saja cemburu, kasihan loh Amora itu tidak punya Ayah, dia belum pernah melihat wajah Ayahnya karena saat dikandungan Ayahnya meninggal, lagian kamu baperan banget sih, Daniar itu teman lamaku dan Kami sudah lama tidak berjumpa sebagai seorang Istri harusnya Kamu bisa dekat juga dengan teman Suami]" Bukannya merasa tenang, Almira malah tambah kesal.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Seiring lampu menyala, Kiara muncul dengan anggun seperti seekor angsa putih. Ayah terpaku memandangnya, matanya berbinar-binar penuh kekaguman. Tante Sandra pernah bilang ibuku juga seorang penari balet yang hebat. Aku juga sering membayangkan diriku berdiri di atas panggung. Akan tetapi, harapan itu dihancurkan oleh perkataan Ayah. Pada hari itu, dia menatapku dengan dingin dan berkata.
8.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 298 kali sebagai lirik mungkin sang fajar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status