Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Balik Tirai

Di Balik Tirai

“Apa maksudmu?” Laras menggigit bibirnya, tampak ragu-ragu sejenak sebelum akhirnya berbicara. “Aku tidak pernah memberitahumu sebelumnya karena aku tahu kau sudah cukup menderita. Tapi Rizal dulu terlibat dengan beberapa orang—orang-orang yang tidak hanya berbahaya, tetapi juga sangat berkuasa. Mereka adalah semacam jaringan bayangan, orang-orang yang bergerak di balik layar, melakukan hal-hal yang tidak pernah terlihat oleh hukum. Aku pernah mendengar Rizal membicarakan mereka, meskipun tidak secara langsung.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Merayakan Penderitaan

Merayakan Penderitaan

#Harap bijak dalam membaca! Untuk teman-teman yang kurang berkenan dengan bab ini bisa langsung di skip. "Lia, bangun!" sentak Ray kasar. Tidak ada manis-manisnya sama sekali. Wanita itu bergeming. Seperti tidak mendengar suara apapun. Alam mimpinya terlalu indah untuk dia tinggalkan begitu saja.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

kata Aretha. "Happy brithay Aretha. Tidak usah biar aku duduk disitu saja," jawab Ayu sambil menunjukkan kursi yang dekat dengan kolam renang. "Kenapa kamu mau duduk diluar?" Kata Kenzo. "Ya sudahlah tidak apa - apa kalau Ayu nyaman disana," jawab Aretha. Ayu hanya tersenyum dan berjalan menuju kursi yang tepat disamping kolam renang itu.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Jangan Seperti Pelangi

Jangan Seperti Pelangi

Mungkin tidak ada yang spesial dari diriku, wahai ayah dan ibu… Tapi, setiap senyumku adalah rinduku padamu Tatapanku merupakan harapan masa depanku untukmu Tangisku adalah harapan akan kebersamaan Kebersamaan yang akan kita lewati kelak, suatu saat nanti Dimana bahagia menjadi milik keluarga kita Bukan sekedar angan, juga mimpi Andainya itu mimpi, bangunkan aku untuk tetap bahagia Titip rindu untukmu, orang tuaku. Dani mengakhiri lagunya dengan suara seruling lembut ciptaannya yang berjudul Dua Rindu, setelah itu dia mengucapkan salam dan menundukkan badan dalam, hingga terdengar suara tepukan tangan riuh dari penonton.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

ujar Feray. Feray betul-betul angkat bicara dengan susah payah walau sebetulnya ia ketakutan dan tahu akan konsekuensi di balik ini. Lagi pula, mau bagaimana? Rasanya banyak sekali serangan yang ingin keluar dari tubuh Feray untuk melawan Renata. Sekarang Feray menangis, antara lega namun ketakutan. PRANG!
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia

Biarkan Aku Bahagia

Hanya air mata yang mampu menjawab betapa perihnya hatiku saat itu. Mas Wahyu bahkan pergi tak lama kembali dengan membawa ember yang berisi air. Ia langsung menyiramku yang masih berada di lubang sampah. Dalam sekejap aku basah beserta pakaian yang ada di tempat sampah itu. Ya, sakit bukan main yang kurasakan. Film sinetron bahkan kalah dengan adegan yang saat itu kualami. “Sengaja aku siram kamu dengan air, biar kamu sadar. Jangan tahunya minta ke rumah orang tuamu saja,” ucapnya langsung membuang ember yang di pegangnya tepat di kepalaku.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Ibu, Aku Mau Ayah

Ibu, Aku Mau Ayah

Ryan maju tiga langkah dan memencet tombol di sebelah pintu lift. "Pak Ryan ke atas?" tanya Adisti. "Yup. Aku perlu bertemu Pak Cahyo," kata Ryan. Pintu lift terbuka. Di dalam, tampak Vernon berdiri memandang ke arah Ryan dan tentu saja Adisti. Ryan masuk. "Selamat pagi, Pak." Ryan menyapa dengan senyum di bibir. Dia berdiri di sebelah Vernon. "Pagi." Vernon menjawab sambil juga melemparkan senyum. "Adisti?"
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 420 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

ucap Reina. Gadis itu hanya tersenyum kecil. "Tidak masalah." Aarav menatap gadis itu dengan cemas. Dia memegang tangannya. "Kamu tidak apa-apa kan, Ra?" Gadis bernama Tiara itu hanya diam dan tersenyum kecil sambil mengangguk. "Aku baik-baik saja. Kau jangan cemas." Aarav menghela napasnya. "Syukurlah kalau begitu. Aku pergi dulu ya," pamit Aarav pada Reina dan Tiara. Dia melangkahkan kakinya menuju ke kelas.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Diantar Ke Rumahku

Diantar Ke Rumahku

Ada Kota Yang Indah Cerah. Ketika lagu ‘Mungkinkah Akan Kulihat” dinyanyikan, air mata Idris tak henti menetes.. Mungkinkah akan ‘kulihat nanti kau di rumahNya? Akan s’lalu ‘ku rindukan, kita ‘kan bersamaNya. ….. Mungkinkah kita berjumpa di kehidupan baka? Bersama kekasih kita yang seiman padaNya.
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Pergi

Biarkan Aku Pergi

Dek adalah panggilan Damar jika merayu Almira. "[Pulang kerumah orang tuaku, puas-puasin mainnya sama Amora ya Mas, seperti nya aku mengganggu kalau masih ada dirumah]" Send Pesan itu sudah terkirim ke nomor Damar, Suami yang dua bulan ini sangat Almira kagumi, tetapi saat ini malah orang yang membuat luka hatinya. Saat mengirimkan pesan itu, Almira tidak sadar kalau ia mengeluarkan air matanya, beruntung malam hari jadi penumpang yang lain tidak melihatnya.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai lirik ray a
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status