Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Maut CEO Cantik

Godaan Maut CEO Cantik

Di bawah sana, ada Luna yang kini sedang menungganginya dengan liar yang haus akan kepuasan. Sensasi itu luar biasa menyiksa sekaligus surgawi. Penetrasi Luna yang mendadak terasa seperti hantaman ombak panas yang masif. Lubang kenikmatan Luna luar biasa ketat, basah, dan panas, seolah-olah dindin-dinding kewanitaannya memiliki ribuan tangan kecil yang mencoba menghisap keluar setiap tetes kehidupan dari batang kejantanan Jovian yang sudah sekeras beton. Setiap gesekan kulit mereka yang bersentuhan terasa seperti percikan api di atas genangan bensin.
9.79.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai lubang kenikmatan
Baca
+Pustaka
Lenyap Bersama Kenangan

Lenyap Bersama Kenangan

Aku membuka ponsel, di urutan pertama topik viral tertulis besar, [Kenangan Masa Sekolah Ridho! Saat aku menekannya, muncul kutipan buku hariannya. “Hari ini Lovina sakit, aku diam-diam masuk ke kamarnya dan menjaganya semalaman. Wajahnya sangat lucu saat tidur, seperti anak kucing.” “Lovina bilang mau makan kue dari toko ujung kota. Aku keliling seharian sampai ketemu. Lihat dia tersenyum bahagia, rasanya semua usaha itu terbayarkan.”
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai lubang kenikmatan
Baca
+Pustaka
Pernikahan Kontrak Dengan Bos Arogan

Pernikahan Kontrak Dengan Bos Arogan

Lubang nikmat itu sudah basah namun Dion tergelitik untuk mencobanya, mengecupnya dan ingin menjilatinya. Dion menatap Kiara yang sedang terpejam. Ia langsung menundukkan wajahnya dan Kiara yang sedang menikmati sentuhan Dion di kemaluannya seketika membola dan mendesah nikmat. Dion sudah menggantikan jemarinya dengan lidah dan itu membuat rasa nikmatnya semakin bertambah.
11.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai lubang kenikmatan
Baca
+Pustaka
Luka yang Terpendam

Luka yang Terpendam

Dia benar-benar mencintaiku, batin gadis itu sedih. *** “Hmmm…, sedapnya!” komentar Moses begitu memasukkan seiris daging yang sudah dipanggang dan diolesi bumbu ke dalam mulutnya. Dia dan Jessica sekarang sudah berada di restoran masakan Jepang yang terkenal dengan hidangan panggangan atau yakiniku dan hidangan berkuah atau shabu-shabu. Jessica sendiri juga menikmati hidangan yang membiasakan pelanggannya memasak sendiri sesuai selera itu. Budaya seperti ini bermaksud mengakrabkan konsumennya sehingga suasana makan bersama menjadi lebih hangat.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai lubang kenikmatan
Baca
+Pustaka
ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

ISTRI KECILKU YANG MENGGEMASKAN

gumamnya saat perpaduan rasa itu menyentuh lidahnya. "Gimana? Enak enggak?" tanya Dika penasaran. Eka mengangguk cepat, "enak, Om. Enak banget malah. Rasanya udah pas. Garem sama yang lainnya juga." Kali ini, bukan kalimat ejekan yang terlontar, melainkan kata pujian. Saking enaknya masakan buatan sang suami, Eka sampai menyeruput kuahnya hingga habis dan hanya menyisakan mangkuk serta sendok saja.
1014.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 505 kali sebagai lubang kenikmatan
Baca
+Pustaka
Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

Kubalas Madu dengan Manisnya Racun

Lima belas menit berlalu sejak keluarnya Mas Rian dari kamar, namun belum ada tanda-tanda dirinya akan kembali, aku yang bosan menunggu dikamar melangkahkan kaki menuju pintu. Baru menapaki dua anak tangga teratas terdengar suara manja yang menjijikan. "Mas pesen online, tahu banget sih kalau anak kita lagi pengin makan martabak." Sarah berkata dengan suara yang dibuat sesensual mungkin, dengan tujuan pasti untuk menggoda Mas Rian. "Ini pesanan Ana." Kata Mas Rian datar. "Kasihkan Sarah saja Rian, dia sedang ngidam kalau tidak dituruti nanti anaknya ileran," entah dari mana datangnya tiba-tiba nenek lampir sudah ada didepan Mas Rian.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai lubang kenikmatan
Baca
+Pustaka
SULTAN DESA

SULTAN DESA

"Aarrgghh....!" "Enak sekali, Abah," rintih Kartika. "Lebih enak dari biasanya, kan?" "Banget, Abah." Kartika menjentikkan pinggul lebih tinggi untuk mencapai kenikmatan maksimal. "Terus, Abah...lebih dalam." "Ini sudah sangat dalam...." "Lagi...." Kartika melenguh keras ketika lobak besar menusuk dalam-dalam sampai pangkal paha. "Oh, Abah....! Nikmat sekali...!"
1014.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai lubang kenikmatan
Tampilkan Ulasan (3)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Hai, viewers. Maaf sekali ada keterlambatan update cerita karena author sedang menjalani pemulihan kesehatan sejak Desember hingga sekarang. Cerita ini direvisi total sehingga ada pergeseran posisi episode. Bagi sahabat yang sudah membaca sampai episode ke 93, bisa langsung lanjut ke episode 102.
NDRA IRAWAN
Secara pribadi saya tidak mengenal Namira, Sultan Desa adalah karya pertamanya yang saya baca. Baru sampai bab dua saja, rasanya ingin belajar membuat cerita seindah, sesimple dan seasik ini untuk dibaca. Luar biasa, andai saya mengenalnya ingin rasanya membuatkan cover untuk cerita ini.
Baca Semua Ulasan
Isteri Yang Tidak Aku Cintai

Isteri Yang Tidak Aku Cintai

Tak puas sampai disitu, Liam meminta Ameera untuk berbalik membelakanginya dan kembali Liam masukkan lobak import itu kedalam bagian inti Ameera, sambil kedua tangan Liam me re mas semangka Ameera yang saat ini terlihat bergelantungan karena posisi Ameera yang membungkuk. Dibawah penguasaan Liam, Ameera hanya bisa menerima sebuah kenikmatan yang membuatnya tidak berdaya dan terus men de sah. Hingga Ameera merasakan miliknya kembali bergetar hebat dan akhirnya Ameera kembali mencapai puncak kenikmatannya. Tubuh Ameera lemas, lunglai dan masih menikmati sisa-sisa puncak kenikmatannya, akan tetapi Liam terus bergerak maju mundur karena Liam sendiri belum mencapai puncak kenikmatannya.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai lubang kenikmatan
Baca
+Pustaka
After We Kissed

After We Kissed

“Tanggung, Sayang. Tahan sebentar lagi ya!” Abraham langsung menghujam miliknya pada pusat kenikmatan Laura. Abraham mengerang merasakan miliknya diremas-remas kuat dari dalam. Pinggul Abraham kembali bergerak pelan dan berangsur menambah sedikit demi sedikit ritme kecepatannya. Kuluman mulut Abraham di ujung dada Laura memberikan sensasi berbeda bagi Laura. Abraham merasakan perubahan pada rongga kenikmatan Laura. Rasanya seperti digenggam erat dan ketat. “S-So tight, Laura—” racau Abraham.
9.977.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai lubang kenikmatan
Tampilkan Ulasan (94)
Baca
+Pustaka
Zahira
aku kok lebih suka gavin ya, thor. secara mereka sudah pacaran dua tahun. lalu laura minta nikah dia belum siap. mungkin dia belum cukup siap untuk menjalani pernikahan. tapi malah dicap jahat oleh laura. lalu gavin kembali, ia menerima permintaan laura untuk menikah. tetapi laura udah gak mau.
Nanoy
Sdh selesai baca. Bagus & layak bintang 5. Bbrp novel yg sdh aq baca *novelme, ini penyajian & bahasanya gk bertele2. & yg bagusnya lg, si org ke3 di novel ini gk sampai bikin PU nya celaka, Alana jahatnya gk kyk disentron2/di novel lain ^^, sm halnya dgn Gale. Logis aja.
Baca Semua Ulasan
Maduku Sahabatku

Maduku Sahabatku

Segera aku lepas penghalang itu dan terpampang lah keindahan yang baru pertama kali aku lihat. Lubang kenikmatan surgawi yang masih berwarna pink dan masih sangat sempit. Tidak mau membuang waktu hanya dengan memandanginya segera ku lahap dengan lidahku. Men ji la ti bibir lubang itu dan memainkan lidahku di dalamnya. Nia semakin mendesah dan melenguh, ada dera kenikmatan yang menjalari tubuhnya. Semakin aku cepat memainkan lidahku di dalam lubang surgawinya semakin Nia tidak karuan. Tangannya menjambak rambutku dan berusaha untuk menenggelamkan wajahku semakin dalam.
1014.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai lubang kenikmatan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status