Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Takdir

Sisa Takdir

“Masih berharap dunia bisa diselamatkan. Tapi dunia ini sudah busuk. Aku hanya mempercepat akhirnya.” “Itu hanya duniamu, bukan duniaku.” jawab Elian. Ia mengangkat Luceor tinggi, dan pedang itu bersinar seperti bintang. “Lumina Veritas!” Ledakan cahaya murni melesat dari bilah Luceor, menghantam tanah tempat Azrael berdiri. Kabut terbelah. Tanah merekah. Bahkan langit pun tampak terbelah oleh cahaya itu. Azrael terlempar beberapa langkah ke belakang, jubahnya hangus sebagian, wajahnya tercakar sihir murni.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
Cahaya Biru

Cahaya Biru

sahutku, sambil memalingkan wajah mencoba menutupi senyum yang terus merekah. Di sampingku, Lala mengerucutkan bibirnya, pura-pura cemburu. "Cie.. ada gue loh, masa iya gue nggak keliatan," godanya, sambil menaikkan satu alisnya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
LUCID DREAM

LUCID DREAM

Saat Helio berada di taman, ia menyembunyikan buku tadi dengan kekuatan sihirnya dan berdiri di hadapan bunga-bunga yang hanya tumbuh di taman ini. "Salam hormat pada Yang Mulia Pangeran Helio," salam kesatria itu. Helio membalikkan badannya, ia memasang ekspresi pura-pura bingung. "Sir Lucas? Kenapa kau ada di sini?" "Saya mengejar pembunuh bayaran Yang Mulia Putra Mahkota. Tadi dia sempat ke sini dan kabur lagi. Jadi saya sekalian menghampiri Anda untuk membawa Anda pulang. Tidak baik jika Anda berlama-lama di sini krena dikhawatirkan msih ada pembunuh bayaran lainnya yang berkeliaran," jelas Sir Lucas.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
CALL ME NUMBER ONE

CALL ME NUMBER ONE

Namun itu tidak bagi Maya. Wanita paruh baya itu sedikit sudah mulai basah di bagian bawahnya yang masih tersembunyi dengan rapat sejak ia bersentuhan langsung dengan Lucio. "Aku akan menjadi wanita paling bahagia dan beruntung malam ini." "Maaf jika aku tak bisa membuatmu puas malam ini," bisik Lucio lagi memberi peringatan bahwa ia memang benar-benar pemain baru dalam permainain yang akan mereka mainkan malam ini.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
MEREBUT CALON ADIK IPAR

MEREBUT CALON ADIK IPAR

" Pen**s Lucian sudah tenggelam sepenuhnya di dalam vag**na Alexa. Dia mendorong keluar masuk juniornya "Aahhh faster baby, fasterr, ouhhh! " "Its fucking love"
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
The Cursed Alpha's Human Mate

The Cursed Alpha's Human Mate

Kataku, “inilah kebenaran yang selama ini kau cari Luci.” Luci dengan panik memegang kepalanya. Pada saat yang sama cincin di jarinya mulai menyala merah. Itu takkan terlihat, kecuali anda membayar harga untuk semua itu. "Kau- kau adalah…?” “Aku adalah manusia serigala.” jawabku detik itu juga. Sama seperti sebelum-sebelumnya, cincin itu langsung mengeluarkan cahaya merah menyala yang membungkus tubuh Luci sambil terus mengeluarkan sinar yang menyilaukan mata. Aku tak tahu apa yang terjadi di dalam sana.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
LUNA

LUNA

Luna menyentuh kalung dengan bandul huruf L di lehernya. "Panggil saya Laluna Aurora" Luna. Nama itu tak akan pernah ia lepaskan. Nama yang mengingatkan betapa menyakitkannya malam itu. Nama yang menyadarkannya kemana tujuannya.Luna nama terakhir yang di sebut ayah untuk dirinya. Mario tersenyum, ia tidak menyangka gadis itu akan langsung setuju dan menawarkan nama baru padanya. "baiklah Laluna"
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

Karena tahu, orang yang sifatnya kalem atau dingin—ada kelucuan tersendiri bila jadi target keusilan. (Hanya Spoiler Dari Seri Ketiga Cerita 'Cruel Boy')
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

Luka yang sudah mengering itu kembali terasa sakit. "Mas, kamu sudah menorehkan luka yang begitu dalam." "Aku sudah minta maaf, beri aku kesempatan kedua." Purnama berdiri lalu membayar pesanan bakso Bintang dan berlalu pergi. Ia malas melayani omongan Bintang. "Nama, tunggu!" seru Bintang yang setengah berlari mengejar Purnama. Purnama tak peduli dengan teriakan Bintang. Yang penting saat ini Langit telah mendapatkan donor dan mulai membaik. Biarlah ia dianggap tidak tau terima kasih oleh Bintang.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
From The Darkest Side

From The Darkest Side

Sosok didepannya ini tidak seperti manusia, ia memiliki dua mata merah yang menyala, dua tanduk, sepasang sayap hitam dan rambut yang senanda dengan warna matanya. Hujan mengguyur tubuh mereka berdua, sosok itu -Lucifer- menatap balik gadis manusia yang memandangnya penuh rasa takut itu. Ia melangkahkan kakinya mendekat ke arah gadis manusia itu bersamaan dengan beringsutnya si manusia. Berusaha menjauh darinya. Lucifer mendecih, ia dengan sekejap mata ia sudah berada di hadapan Ambera seraya memegangi kepala gadis itu dan di saat itu juga Ambera tidak sadarkan diri. Lucifer membuatnya pingsan.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai lucero
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status