Sisa Takdir
“Masih berharap dunia bisa diselamatkan. Tapi dunia ini sudah busuk. Aku hanya mempercepat akhirnya.”
“Itu hanya duniamu, bukan duniaku.” jawab Elian. Ia mengangkat Luceor tinggi, dan pedang itu bersinar seperti bintang.
“Lumina Veritas!”
Ledakan cahaya murni melesat dari bilah Luceor, menghantam tanah tempat Azrael berdiri. Kabut terbelah. Tanah merekah. Bahkan langit pun tampak terbelah oleh cahaya itu. Azrael terlempar beberapa langkah ke belakang, jubahnya hangus sebagian, wajahnya tercakar sihir murni.
Bab Populer