Bayangan Kelam
Setelah selesai makan, Malik mengeluarkan sesuatu dari sakunya.
“Aku punya sesuatu untukmu,” katanya, menyerahkan sebuah buku catatan kecil berwarna biru tua kepada Anisa.
“Apa ini?” Anisa bertanya, membuka halaman pertama. Ia menemukan catatan-catatan kecil dari Malik, termasuk kutipan-kutipan motivasi dan pesan-pesan yang menyemangati.
“Aku tahu kamu sedang berusaha bangkit dari masa lalu,” ujar Malik. “Aku pikir mungkin ini bisa membantu. Setiap kali kamu merasa ragu atau sedih, kamu bisa membaca ini.”
Capítulos em Alta