Suamiku, Tuan Mudaku
Vano yang tiba-tiba diteriaki oleh wanita paruh baya bermake up modis itu langsung melompat mundur selangkah, memasang mode waspada tingkat tinggi seolah-olah kesuciannya sedang terancam.
"Waduh.... Ibu, maap, Vano gak jual diri. Vano gak bisa meluk orang selain Vani," ucap Vano polos namun frontal, menolak mentah-mentah perintah tersebut.
"Huuuuuaaaa....... ternyata gilanya juga sama kaya Daddy, Huuuuuaaaa........ Eko, hiks... hiks... hiks... bilangin dia, suruh peluk Mamih! Mamih mau jalan ke arah dia gak bisa, ini kaki Mamih tiba-tiba mati rasa, Huuuuuaaaa....." teriak Mamih Eko, menangis karena syok berat dikatai gila sekaligus terpesona dengan kemiripan Vano.
Hot Chapters