Suamiku Bukan Manusia
Dilepasnya jaket kulit, topi, dan tas pinggang setelan jualan sehari-harinya lalu masuk ke kamar dan mendekati Syifa yang tengah anteng main di kasur.
“Udah sembuh kok, malah seperti tidak sakit.” Aku menjawab.
“Syukurlah. Dia itu terkena angin gaib,” kata Mas Burhan.
“Hah, apa itu?”
“Ada yang meniup ubun-ubunnya, makhluk dari alam lain. Makhluk itu ada di kamar kecil yang semalam kutanyakan padamu, aku bisa rasakan energi-nya.” Mas Burhan menjelaskan padaku dengan sangat hati-hati, sambil berpindah duduk di dekatku.
Hot Chapters